Dispendukcapil Buka Layanan di Tingkat RW, Makin Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat



MADIUN – Layanan jemput bola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun makin dekat ke masyarakat. Setelah membuka layanan mobile di kantor kelurahan, layanan kini sampai di tingkat RW. Seperti yang terlihat di RW 2 Kelurahan Sukosari ini, Selasa (21/1). Memanfaatkan halaman teras rumah ketua RW, layanan Dispendukcapil ini cukup digemari masyarakat.

‘’Masyarakat cukup antusias. Sebelum jam 10.00 tadi saja sudah ada sekitar 70 masyarakat yang datang,’’ kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Pujo Suprantio.

Apalagi, semua urusan adminduk bisa dilayani. Mulai dari rekam atau cetak KTP, perubahan KK, hingga akta lahir. Pujo menambahkan masyarakat juga bisa melakukan instalisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Tak heran, layanan tersebut dinamakan Satuan Tugas Perekaman biometrik dan install IKD (Super Biometrik).

‘’Kalau di kelurahan kemarin, mungkin masih ada yang kejauhan. Tetapi kalau di RW, lebih dekat. Sehingga kalau ada kekurangan berkas bisa langsung diambil. Masyarakat lebih bersemangat jadinya,’’ ungkapnya.

Pujo mengaku kegiatan tersebut sekaligus meningkatkan capaian penginstalan IKD. Capaian IKD di Kota Madiun mencapai 34 persen dari masyarakat yang sudah ber-KTP. Itu sudah melebihi target nasional di angka 30 persen. Pun, capaian itu menjadikan Kota Madiun masuk enam besar daerah dengan capaian IKD tertinggi nasional dan tertinggi di Jawa Timur.

‘’Aktivasi IKD tidak bisa secara online. Ini sering dijadikan modus penipuan. Jangan mudah percaya,’’ harapnya.

Layanan tersebut akan terus berlanjut ke depan. Setelah bulan ini di RW-RW Kelurahan Sukosari, layanan akan berpindah ke RW-RW di Kelurahan Pangonganan Februari nanti.


(rams/agi/madiuntoday)