Tempat Hiburan Malam dan Sejenisnya Tutup Selama Ramadan, Warung Makan Wajib Bertirai Saat Siang



Tempat Hiburan Malam dan Sejenisnya Tutup Selama Ramadan, Warung Makan Wajib Bertirai Saat Siang


MADIUN – Tempat hiburan malam (THM) dan sejenisnya wajib tutup selama Ramadan. Hal itu diatur dalam Keputusan Wali Kota madiun Nomor 451.13-401.012142026 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Menghormati Bulan Suci Ramadan dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah tahun 2026 yang ditetapkan pada 9 Februari 2026 lalu. 


Dalam kepwal itu disebutkan penutupan dimulai tanggal 18 Februari atau mengikuti penentuan 1 Ramadan dari pemerintah. THM baru boleh kembali buka pada 21 Maret 2026. Tak hanya THM, dalam kepwal juga disebutkan tempat permainan ketangkasan elektronik, warung internet yang digunakan sebagai tempat game online, dan tempat permainan biliar atau bola sodok. Namun, terdapat pengecualian bagi tempat biliar yang mempunyai izin usaha dan jam operasional sampai pukul 21.00. Sementara untuk usaha rumah makan, restoran, warung, dan lain sebagainya masih dapat berjualan dengan ketentuan menambahkan tirai penutup di kala siang. Rumah makan, supermarket, dan mall wajib mengumandangkan adzan Maghrib dengan memutar siaran RRI.


Dalam Kepwal tersebut juga atur terkait pemakaian pengeras suara di tempat ibadah. Penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan baik dalam pelaksanaan Salat Tarawih, ceramahkajian Ramadan menggunakan pengeras suara dalam. Kegiatan tadarus Al-Qur’an dapat menggunakan pengeras suara luar sampai dengan pukul 22.00 WIB. Kegiatan dapat dilanjutkan dengan menggunakan pengeras suara dalam. Begitu juga dengan giat takbir Hari Raya Idul Fitri mendatang. Takbir di masjidmusala dapat dilakukan menggunakan pengeras suara luar sampai dengan pukul 22.00 WIB dan dapat dilanjutkan dengan menggunakan pengeras suara dalam. Kepwal juga mengatur tentang takbir keliling yang dapat dilakukan secara mandiri dengan memperhatikan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban. (ws hendro/agi/madiuntoday)