Poli Konservasi Gigi RSUD Kota Madiun Sudah Bisa Layani Pasien BPJS, Solusi Bagi yang Tak Ingin Cabut Gigi
MADIUN – Urusan kesehatan gigi memang beragam. Bahkan terdapat banyak spesialisasinya. Salah satunya, spesialis konservasi gigi. Nah, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun poli spesialis konservasi gigi ini sudah bisa menerima pasien BPJS. Masyarakat bisa mendapatkan berbagai penanganan khusus secara gratis.
‘’Selama ini kasus yang terkait konservasi gigi ini tidak bisa sampai ke RSUD Sogaten (RSUD Kota Madiun). Di saat faskes tingkat satu ingin merujuk, nama RSUD Sogetan tak keluar. Baru setelah Januari 2026 kemarin, layanan ini sudah bisa dimanfaatkan pasien BPJS,’’ kata Direktur RSUD Kota Madiun dr Muhammad Nur, Jumat (27/2).
Pasalnya, hadirnya Poli Konservasi Gigi RSUD Kota Madiun memang sudah sejak Juli 2025 silam. Namun, baru bisa melayani pasien umum. Sebab, untuk menjalin kerja sama dengan BPJS terdapat sejumlah persyaratan. Seperti wajib melewati proses kredensialing. Yakni, proses evaluasi, verifikasi, dan penilaian kompetensi, kualifikasi, serta kelayakan tenaga kesehatan (nakes) atau fasilitas pelayanan kesehatan (faskes). Itu dilakukan untuk memastikan standar mutu dan keamanan terpenuhi sebelum perjanjian kerja sama dilakukan.
Nah, proses kredensialing untuk poli konservasi gigi tersebut baru dilaksanaan pada November 2025 lalu. Bersamaan dengan kredensialing ulang untuk keseluruhan pelayanan rumah sakit. Kredensialing memang agenda rutin pihak BPJS saban tahun.
Terpisah, Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi RSUD Kota Madiun drg Agustina Restu menyebut konservasi gigi lebih kepada urusan mempertahankan gigi asli. Harapannya, gigi tidak perlu dicabut akibat kerusakan parah, karies, atau infeksi. Tak heran terdapat tindakan perawatan, restorasi, dan lainnya. Tak hanya itu, konservasi gigi juga fokus pada perawatan saraf gigi (saluran akar), penambalan estetik, dan perbaikan struktur gigi agar fungsi kunyah dan estetika tetap terjaga.
‘’Kita lebih ke mempertahankan gigi. Jadi di kita melakukan tindakan-tindakan seperti perawatan saluran akar, tambal sementara, tambal permanen, ada juga perawatan untuk mempertahankan vitalitas gigi,’’ terangnya.
Tak hanya Konservasi Gigi, di RSUD Kota Madiun juga ada Poli Spesialis Periodonsia. Poli ini fokus mendiagnosis, mencegah, dan mengobati penyakit jaringan penyangga gigi. Meliputi gusi, tulang alveolar, dan ligamen periodontal. Poli ini menangani kasus radang gusi (gingivitis/periodontitis), gusi berdarah, gigi goyang, hingga bedah plastik gusi dan implan gigi untuk menjaga stabilitas gigi alami. Untuk Poli Spesialis Periodonsia ini sudah lebih lama buka dan juga sudah melayani pasien BPJS. (ws hendro/agi/madiuntoday)