Style Plt Wali Turun Langsung Cek Lapangan, Sambil Gowes Minimal Dua Kali Dalam Sepekan
MADIUN – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun cukup sering bersepeda. Bukan hanya berolahraga, tetapi juga cek kondisi di lapangan secara langsung. Menariknya, gowes bukan rombongan besar. Namun, hanya ditemani satu-dua pejabat. Alasannya, agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Seperti Selasa (7/4), Plt wali kota kembali gowes bersama sekda dan asisten untuk cek kebersihan kota.
‘’Kita rutin minimal setiap Selasa dan Jumat bersepeda untuk cek lapangan. Kita cek controlling apa saja. Kebersihan, pembangunan, kondisi masyarakat, apa saja,’’ kata Plt wali kota.
Untuk saat ini, kebersihan tampaknya menjadi salah satu atensi Plt wali kota. Pengecekan kali ini berfokus untuk kebersihan jalan-jalan protokol dan non protokol. Tak hanya itu, Plt wali kota juga mengecek kebersihan di Alun-alun dan kawasan Pasar Besar Madiun (PBM). Kebersihan wajib diutamakan bukan sekedar melaksanakan atensi presiden. Namun, juga untuk kesehatan masyarakat dan keindahan Kota Madiun.
Tak sekedar melintas, Plt wali kota juga berhenti di sejumlah titik untuk melihat lebih detail. Seperti di Alun-alun yang sebelumnya sudah dilaksanakan kerja bakti bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL). Khususnya bagian saluran yang sempat mampet. Plt wali kota menegaskan saluran di kawasan Alun-alun bakal diperbaiki.
‘’Rencananya mau kita benerin seluruh salurannya biar PKL nyaman berjualan,’’ ungkapnya.
Plt wali kota mengapresiasi PKL yang sudah peduli akan kebersihan. Begitu juga pedagang di kawasan PBM. Pedagang sudah cukup rajin membersihkan toko maupun lokasi berjualan dan sekitarnya. Hal itu penting tidak hanya untuk kenyaman penjualnya. Tetapi juga para pembelinya. Dengan begitu, masyarakat bisa betah di pasar.
‘’Terus kemudian tadi saya lihat di pedagang di pasar besar sudah peduli akan kebersihan tempatnya berjualan. Semoga ini terus dijaga,’’ harapnya.
Kebersihan pasar memang juga menjadi atensi Plt wali kota. Bukan hanya di PBM, tetapi juga pasar tradisional lainnya. Seperti Pasar Mojorejo atau yang lebih dikenal Pasar Templek. Plt wali kota juga meninjau kawasan tersebut. Pasar tersebut sejatinya sudah dikhususkan untuk pasar barang antik.
‘’Prinsipnya kebersihan harus diutamakan. Kalau semuanya bersih, apa-apa pasti nyaman dan sehat,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)