Jelang Keberangkatan Haji, Kemenhaj Kota Madiun Imbau Jamaah Tertib Aturan dan Jaga Kesehatan
MADIUN – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, persiapan calon jamaah haji (CJH) Kota Madiun disebut telah mencapai 100 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengimbau para jamaah untuk mematuhi seluruh ketentuan, terutama terkait barang bawaan dan kesiapan fisik maupun mental.
Datik menjelaskan, jamaah kini hanya tinggal menyiapkan barang bawaan, baik koper besar maupun koper kecil. Koper besar dijadwalkan dikumpulkan pada Minggu, pukul 08.30 hingga 11.00. Ia menegaskan agar jamaah tidak memasukkan barang-barang terlarang ke dalam koper, seperti benda tajam serta cairan tertentu yang berpotensi mengandung gas.
“Cairan juga dibatasi maksimal 100 mililiter. Bahkan madu tidak diperbolehkan masuk ke dalam koper. Jamaah diminta benar-benar memperhatikan aturan ini agar tidak menimbulkan kendala saat pemeriksaan,” ujarnya.
Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk selalu membawa tas paspor. Hal ini berkaca dari pengalaman sebelumnya, di mana sejumlah jamaah kebingungan saat di bandara karena tas paspor justru dimasukkan ke dalam koper besar.
“Mohon tas paspor dipakai atau dibawa langsung. Jangan dimasukkan ke koper besar, karena akan menyulitkan saat proses pemeriksaan di bandara,” tegasnya.
Tak hanya soal teknis, Datik juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan dan mempersiapkan diri secara mental. Ia menyarankan agar jamaah tidak terlalu kelelahan akibat aktivitas menjelang keberangkatan, seperti menghadiri terlalu banyak acara walimatul safar.
“Jaga tenaga dan kesehatan. Fokuskan niat dan persiapan untuk ibadah haji,” imbuhnya.
Lebih lanjut, terdapat sejumlah perubahan aturan yang juga perlu diperhatikan jamaah. Saat memasuki Asrama Haji Surabaya, jamaah tidak diperbolehkan membawa makanan dari daerah asal guna menghindari kejadian keracunan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Selain itu, pembagian kartu nusuk kini dilakukan saat di embarkasi Surabaya. Jamaah diimbau untuk segera memfoto kartu tersebut sebagai langkah antisipasi apabila kartu hilang.
Dengan berbagai persiapan dan imbauan tersebut, diharapkan seluruh jamaah haji Kota Madiun dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan khusyuk.
(Rams/kus/madiuntoday)