Susuri Jejak Sejarah Pangongangan: Dari Pengungsian hingga RTM, Jadi Edukasi Wisata Baru



MADIUN – Kawasan Kelurahan Pangongangan disulap menjadi ruang eksplorasi sejarah interaktif melalui agenda Heritage Walk & City Tour. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dengan rute menyusuri sejumlah titik bersejarah di wilayah setempat, dengan melibatkan komunitas Historia van Madiun/Kumpas Madya, Kawista Temu Sejarah, serta Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) dalam upaya menghidupkan kembali wisata sejarah lokal.

Rute perjalanan menelusuri jejak historis mulai dari kawasan Ndalem Kepangeranan hingga Rumah Tahanan Militer (RTM), yang menyimpan cerita penting perjalanan sejarah Kota Madiun.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang hadir memantau langsung kegiatan tersebut, mengapresiasi konsep walking tour karena dinilai efektif sebagai media edukasi sejarah yang lebih dekat dan mudah dipahami generasi muda.

“Warga Madiun harus semakin mengenal sejarah kotanya sendiri. Apalagi saat ini wisatawan dari luar daerah mulai berdatangan, sehingga kita juga harus siap menyambut dengan pengetahuan dan pemahaman sejarah yang baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan masukan dari masyarakat untuk menyempurnakan pengembangan jalur wisata sejarah di kawasan tersebut.

“Saya tadi menitipkan pesan, segala saran dan masukan untuk melengkapi destinasi wisata ini bisa disampaikan melalui kelurahan, kecamatan, dan diteruskan ke dinas terkait,” tambahnya.

Meski memiliki potensi besar, pengembangan wisata sejarah ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait keterbatasan data otentik di beberapa titik sejarah. Ke depan, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, sejarawan, dan kalangan akademisi untuk memvalidasi narasi sejarah agar dapat dikemas menjadi paket wisata edukasi yang utuh, akurat, dan berkelanjutan. (dspp/im/madiuntoday)