Mengayuh Mimpi di Atas Road Bike, Janeeta Najla Terus Kejar Prestasi hingga Tingkat Nasional



MADIUN – Di saat sebagian remaja seusianya menikmati akhir pekan dengan bersantai, Janeeta Najla Fatmawijaya justru menghabiskan waktunya di atas sepeda balap. Keringat yang menetes di setiap sesi latihan perlahan mengantarkan siswi kelas X SMA Negeri 5 Madiun itu menorehkan prestasi di berbagai ajang balap sepeda tingkat regional hingga nasional.

Gadis kelahiran 19 Maret 2009 tersebut mulai menekuni olahraga road bike pada 2023 saat masih duduk di bangku kelas IX SMP. Ketertarikannya pada dunia sepeda bermula dari sang ayah yang aktif dalam komunitas sepeda dan kerap mengajaknya berlatih bersama. 

Awalnya, Janeeta sempat menaruh minat pada olahraga lari. Namun pandemi Covid-19 membuat kesempatan mengikuti perlombaan urung terlaksana. Melihat ketertarikannya pada olahraga, sang ayah kemudian mengarahkan Janeeta untuk mencoba balap sepeda.

“Dari kecil memang suka olahraga. Dulu sempat latihan lari dan ingin ikut lomba, tetapi karena pandemi akhirnya tidak jadi. Setelah itu ayah mengajak saya menekuni road bike,” ujarnya.

Perjalanan Janeeta tidak selalu mulus. Kejuaraan pertamanya di Boyolali belum membuahkan hasil. Namun kegagalan itu tidak membuatnya menyerah. Ia justru semakin giat berlatih dan terus mengikuti berbagai kompetisi.

“Waktu pertama ikut kejuaraan di Boyolali belum bisa meraih juara. Tapi dari situ saya jadi lebih semangat latihan dan ingin terus berkembang,” katanya.

Kerja keras tersebut mulai membuahkan hasil pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2024 di Bangkalan. Mewakili Kota Madiun, Janeeta berhasil meraih medali emas nomor Individual Time Trial (ITT) 500 meter serta medali perunggu nomor 2 kilometer.

Setelah Popda, kesempatan mengikuti kejuaraan memang tidak banyak. Namun Janeeta tetap menjaga konsistensi latihan. Pada awal 2026, ia sukses meraih juara tiga dalam ajang Lingkar Wilis. Prestasinya berlanjut di Kejuaraan Provinsi Jawa Timur dengan finis di posisi kelima.

Puncaknya, Janeeta mendapat kesempatan tampil di Kejuaraan Nasional Cycling National Championship. Pada ajang yang berlangsung di Pangandaran tersebut, ia berhasil meraih podium kedua dan ketiga di nomor yang diikutinya.

Prestasi itu tidak diraih secara instan. Anak pertama dari dua bersaudara yang tinggal di Jalan Kemuning, Kota Madiun, tersebut menjalani latihan hampir setiap hari. Pagi hari digunakan untuk latihan bersepeda, sementara sore hari diisi dengan sesi endurance, rolling, dan latihan kekuatan di gym.

Rutinitas tersebut dijalaninya dengan penuh disiplin demi mewujudkan cita-cita menjadi atlet balap sepeda profesional. Baginya, setiap latihan adalah langkah kecil menuju mimpi yang lebih besar.

“Saya ingin menjadi atlet profesional dan bisa membawa nama Kota Madiun serta Indonesia di kejuaraan yang lebih tinggi,” tuturnya.

Di balik setiap kayuhan pedal yang ia lakukan, tersimpan dukungan keluarga, terutama sang ayah yang pertama kali mengenalkannya pada dunia road bike. Dari gowes bersama di jalanan Kota Madiun, Janeeta kini telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa dimulai dari langkah sederhana, dukungan keluarga, dan ketekunan yang dijaga setiap hari.

(ws hendro/kus/madiuntoday)