Tak Sekadar Remisi, Plt Wali Kota Dorong Warga Binaan Punya Bekal Lebih Saat Kembali ke Masyarakat



MADIUN – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tak hanya menjadi momentum pemberian remisi bagi warga binaan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi pengingat pentingnya pembinaan agar warga binaan punya bekal yang cukup ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.


Hal itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat menghadiri penyerahan remisi umum di Lapas Kelas I Madiun, Senin (17/8). Sekitar 700 warga binaan Lapas Kelas I Madiun mendapatkan remisi dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI.


Plt wali kota mengatakan, Pemerintah Kota Madiun terus mendukung pemenuhan layanan dasar bagi warga binaan. Salah satunya melalui kerja sama dengan Lapas Kelas I Madiun di bidang pendidikan dan kesehatan.


“Untuk pendidikan dan kesehatan sebagai layanan dasar terus berjalan. Pemkot mengakomodir dari instansi vertikal, termasuk untuk warga binaan,” ujarnya.


Menurutnya, kolaborasi tersebut masih bisa dikembangkan ke berbagai bidang lain. Salah satu yang dinilai potensial adalah penguatan keterampilan dan ketahanan pangan.


“Semoga ke depan ada inovasi-inovasi lain yang bisa dikembangkan, salah satunya ketahanan pangan. Jadi, warga binaan punya skill lebih ketika sudah keluar dari sini,” kata Bagus.


Dirinya berharap keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan tidak berhenti di dalam lapas. Bekal tersebut diharapkan bisa menjadi modal bagi warga binaan untuk lebih percaya diri dan produktif saat kembali ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.


Penyerahan remisi, lanjutnya, menjadi bagian dari proses tersebut. Pengurangan masa pidana diharapkan berjalan beriringan dengan pembinaan yang memberikan manfaat nyata dan membuka kesempatan bagi warga binaan untuk menata kembali masa depannya. 

(Bip/kus/madiuntoday)