Antisipasi Bencana Kebakaran, Petugas Cek Ketersediaan APAR Di Pasar
MADIUN - Bencana kebakaran bisa berasal dari berbagai sumber. Peristiwa itupun dapat terjadi sewaktu-waktu. Karenanya, diperlukan langkah-langkah antisipasi agar dampaknya bisa diminimalisasi.
Untuk itu, petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melaksanakan tugas pengecekan sarana prasarana mencegah kebakaran. Seperti, alat pemadam api ringan (APAR), selang air, hingga jalur evakuasi di gedung besar. Salah satunya, seperti di Pasar Besar Madiun, Senin (10/10).
"Pengecekan rutin kami lakukan. Baik di gedung pemerintahan maupun swasta, termasuk di pasar, " tutur Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP-Damkar Kota Madiun Anang Dwi Sulistyanto.
Menurut Anang, api kebakaran sangat cepat merambat. Apalagi, dalam kondisi cuaca berangin. Karenanya, antisipasi dengan alat-alat khusus diperlukan agar tidak menyebabkan kerugian yang lebih besar.
Dari pantauan petugas, Pasar Besar Madiun telah memiliki APAR dan sarpras pendukung yang cukup. Meski begitu, Anang mengimbau dilakukan pelatihan khusus bagi petugas pasar dan pedagang agar bisa lebih siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
"Karena alat saja tidak cukup. Orang-orang di dalamnya juga harus dibekali dengan pengetahuan agar dapat mengatasi bencana lebih cepat dan tepat," jelasnya.
Tidak hanya PBM, ke depannya petugas juga akan keliling seluruh pasar di Kota Madiun. "Kami targetkan 10 hari ke depan selesai," imbuhnya.
Ditanya tentang potensi kebakaran di Kota Pendekar, Anang mengungkapkan bahwa bencana tersebut bisa datang kapan saja. Namun, saat ini telah banyak dilakukan pelatihan penanggulangan kebencanaan. "Sehingga, masalahnya bisa ditangani lebih cepat," tandasnya. (Nanda/irs/madiuntoday)