Beri Arahan 79 PSM Baru, Wali Kota Harap Pelayanan Kepada Masyarakat Makin Optimal




MADIUN – Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) memiliki peran penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Karenanya, keberadaan PSM semakin diperkuat di Kota Madiun. Setidaknya, terdapat 79 PSM baru untuk menambah personil yang sudah ada. Puluhan calon PSM tersebut mendapatkan bimbingan teknis sebelum akhirnya benar-benar terjun ke masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi turut memberikan arahan dan masukan kepada calon PSM tersebut di Gedung Diklat, Senin (10/10).


‘’Umur kita semakin hari semakin habis. Sisa usia ini jangan habis untuk mengejar dunia saja. Tetapi mari juga digunakan untuk berbuat baik kepada sesama. Nah, PSM ini memiliki kesempatan yang luas untuk melakukan itu,’’ kata Wali Kota Madiun, Maidi.


Sebab, PSM merupakan kepanjangantangan pemerintah daerah untuk menyentuh masyarakat paling rentan secara ekonomi. Mulai lansia, orang sebatang kara, dan lain sebagainya. Karenanya, PSM secara tidak langsung turut mengurai kesulitan masyarakat. Tak heran, keberadaannya cukup penting. Tanpa ada PSM, pemerintah bakal kesulitan mencari dan menyalurkan berbagai bantuan. 


‘’PSM ini tugas mulai. Turut membantu masyarakat yang benar-benar kesulitan. Karenanya ini bukan hanya urusan dunia. Tetapi juga tabungan kebaikan buat bekal di akhirat kelak,’’ jelasnya.


Wali kota menambahkan Pemerintah Kota Madiun tidak hanya menambah petugas PSM untuk meningkatkan pelayanan. Tetapi juga tengah menyiapkan pondok lansia untuk menampung mereka yang membutuhkan. Harapannya, pelayanan bisa semakin optimal. Pondok lansia tersebut rencananya berada di Bumi Semendung Kelurahan Klegen. Saat ini masih dalam proses pengurukan calon lahannya. Pembangunan pondok lansia direncanakan mulai tahun depan. 


‘’Saat ini orang-orang yang membutuhkan penanganan khusus itu masih berada di pondok-pondok kecil di rumahnya. Mereka yang hidup sendiri ini nanti akan kita beri tempat di pondok itu,’’ terangnya sembari menyebut ada 209 total PSM di Kota Madiun saat ini di berbagai kelurahan. (ws hendro/agi/diskominfo)