Tempat Sampahpun Bersolek di Kota Madiun
MADIUN – Pembangunan di Kota Madiun memang cepat dan menyeluruh. Selain tempat-tempat pendongkrak ekonomi, tempat sampah pun tak luput dari perhatian. Seperti Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Kanpten Saputro dan di Kelurahan Sukosari. Dua TPS tersebut dilakukan pembenahan saat ini. Bahkan, pembangunan satu di antaranya sudah selesai.
‘’Ada dua titik. Yang di Sukosari malah sudah selesai. Yang di Jalan Kapten Saputro sudah 50 persen lebih,’’ kata Kabid Pengelola Sampah dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun Aang Marhaendra Budiono, Selasa (22/11).
Rehab, kata dia, tidak mengubah konsep secara keseluruhan. Namun, daya tampungnya ditingkatkan. Artinya, ke depan bisa menampung lebih banyak lagi. Biarpun kemudian langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bukan hanya itu, penambahan daya tampung juga untuk meningkatkan fungsi 3R (reuse, reduce, recycle) TPS.
‘’Yang jelas ditingkatkan daya tampungnya. Tempat yang representatif tentu semakin menambah kenyamanan untuk petugas,’’ ungkapnya.
TPS di Jalan Kapten Saputro diperluas menjadi sekitar 17x10 meter. Nantinya juga akan dilengkapi mesin pengolah sampah. Waktu pengerjaan sekitar tiga bulan dengan anggaran Rp 191,4 juta dari PAK 2022. Aang menyebut pekerjaan ditarget selesai pada Desember nanti.
‘’Jadi nanti ada pengolahan sampah. Termasuk pemisahan yang organik untuk pembuatan kompos,’’ pungkasnya. (rams/agi/madiuntoday)