Studi Banding Ke Kota Madiun, Glintung Go Green Kota Malang Terkesan Dengan Kampung Tematik Kota Pendekar




MADIUN – Kampung tematik di Kota Madiun belum lama berdiri. Bahkan, belum sampai lima tahun. Namun, kondisinya terus berkembang. Bahkan, siap menjadi jujukan. Baik bagi wisatawan maupun daerah lain yang melaksanakan studi banding.


Hal ini seperti diungkapkan oleh Pembina Lingkungan Tingkat Nasional Bambang Irianto saat berkunjung ke Kota Madiun, Rabu (14/12). Dalam kunjungan tersebut, pria asal Kota Malang itu mengaku terkesan dengan keberadaan kampung tematik di Kota Pendekar.


‘’Kondisinya tak kalah dengan kampung tematik yang sudah terbentuk sejak puluhan tahun,’’ ungkapnya.


Bambang mengatakan, hal ini tak lepas dari semangat warga sekitar untuk mengembangkan kampung tematik. Menurutnya, semangat warga lebih penting. Sebab meski ada dana besar pun tapi tidak dibarengi dengan semangat warga, maka kampung tematik tidak akan terwujud.


‘’Karena merawat lebih susah daripada membangun,’’ jelasnya.


Tidak sendirian, dalam kunjungan kali ini Bambang mengajak 40 orang lansia binaan Glintung Go Green, Kota Malang untuk studi banding. Seluruhnya pun terkesan dengan keberadaan kampung tematik di Kota Madiun.


Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kota Madiun Totok Sugiarto menjelaskan bahwa dalam studi banding ini rombongan Glintung Go Green diajak mengunjungi tiga kampung tematik. Yakni, Bahtera Kencana Kelurahan Winongo, Kampung KB Gedongan Kelurahan Manguharjo, dan Kampung Pesona Kelurahan Madiun Lor.


Dalam kesempatan itu, Totok juga meminta masukan dari Pembina Lingkungan Tingkat Nasional untuk peningkatan kampung tematik di Kota Madiun. ‘’Apa saja yang dibutuhkan akan kami cukupi. ASN adalah pelayan masyarakat. Karenanya, kita standby jika dibutuhkan,’’ ujarnya. (Rams/radit/irs/madiuntoday)