Ke Kota Madiun Lagi, Wali Kota Probolinggo: Kalau Belum Menginap di Kota Madiun Belum Afdal




MADIUN – Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin kembali mengunjungi Kota Madiun. Kalau dulu soal Lapak UMKM Kelurahan, kali ini rombongan Pemkot Probolinggo itu kepincut dengan program Asuransi Bagi Tenaga Kerja Sektor Informal Kota (Siaga Kita). Tidak hanya itu, Wali Kota Probolinggo juga tertarik dengan sejumlah program lain seperti Bantuan Beasiswa Mahasiswa (BBM) hingga pondok lansia.


‘’Dari yang disampaikan bapak Wali Kota Madiun tadi ada banyak hal yang menarik. Bukan hanya soal program Siaga Kita, tetapi juga mengenai beasiswa. BPKAD harus pelajari, jangan pulang dengan tangan kosong,’’ kata Wali Kota Habib Hadi, Jumat (17/12) malam.


Wali Kota Habib juga menyatakan ketertarikannya dengan program Pondok Lansia. Kendati masih akan dibangun pada 2023 mendatang, program tersebut dirasa tepat untuk menyentuh masyarakat secara langsung. Khususnya, warga lansia yang memang kebanyakan kurang mendapatkan perhatian. Wali Kota Hadi berharap Kota Probolinggo juga bisa segera memiliki Pondok Lansia tersebut. 


‘’Ada lagi yang jadi impian saya. Pondok lansia, ini luar biasa. Belum banyak daerah yang memikirkan itu. Kota Madiun sudah memulai,’’ ungkapnya.


Terkait Asuransi Siaga Kita, Wali Kota Hadi menyebut program tersebut memang memiliki manfaat yang besar. Di Probolinggo sejatinya sudah mulai berjalan. Namun, jangkaunnya belum cukup luas. Salah satunya, menyentuh nelayan. Ke depan, program tersebut akan ditingkatkan hingga menyentuuh petani hingga pelaku UMKM. 


‘’Ini memang memberikan manfaat besar. Ada nelayan di sana yang kena musibah dan memiliki anak-anak kecil. Berkat program ini bisa sangat membantu,’’ jelasnya. 


Wali Kota Hadi mengaku tidak perlu malu untuk belajar ke daerah lain. Bahkan, meniru untuk sesuatu yang baik merupakan ladang amal dan pahala. Karenanya, dia mengaku masih ingin kembali lagi ke Kota Madiun ke depan. 


‘’Ke Kota Madiun itu kalau belum menginap belum afdal. Mungkin saya akan kembali lagi ke sini, menikmati suasana Kota Madiun,’’ pungkasnya sembari menawarkan Pemkot Madiun berganti ke Probolinggo melihat hasil studi tiru. (ws hendro/agi/madiuntoday)