Warga Merasa Terbantu dengan Pasar Murah, Harga Lebih Terjangkau




Madiun – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kota Madiun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu dengan harga bahan pokok yang lebih murah dibandingkan di pasar tradisional.

Salah satu warga yang merasakan manfaatnya adalah Suhartini (71), warga Jalan Sendang, Kelurahan Kuncen. Ia mengetahui adanya pasar murah ini dari informasi yang didapat dari tetangganya.

“Saya tadi beli beras, bawang, telur, dan cabai. Harganya lebih murah dibanding pasar. Sangat membantu, apalagi menjelang Lebaran. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” ujar Suhartini.

Antusiasme warga terhadap pasar murah ini cukup tinggi, terbukti dari cepatnya stok bahan pokok yang tersedia habis terjual.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Sumini, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga di pasaran.

“Di sini cabai dijual Rp6.000 per ons, dan selalu cepat habis. Bawang merah juga laris, hampir 50 kg terjual habis, dengan harga Rp20.000 per setengah kilogram,” ungkap Sumini.

Gerakan pangan murah rencananya bakal terus berlanjut di beberapa kelurahan yang ada di Kota Madiun. Dengan adanya pasar murah ini, pemerintah berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah lonjakan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri.
(Dspp/kus/madiuntoday)