Kepincut Budaya Kota Pendekar, Relawan Asal Inggris Belajar Tari Hingga Ingin Datang Lagi
MADIUN – Program Relawan Worldpacker di Kota Madiun terus berlanjut. Setelah ada relawan dari China, kali ini Kota Pendekar dikunjungi relawan asal Inggris. Ada Milly Orgill yang sudah sepekan terakhir mengajar Bahasa Inggris di Sekolah Alam TK Islam Al Huda di Jalan Kapri Kelurahan Ngegong. Tak hanya menjadi pengajar, perempuan 21 tahun itu juga banyak belajar budaya lokal.
Salah satunya belajar tari gambyong. Milly tampak antusias saat berlatih di Sanggar Dewi Sekar Budoyo, Kamis (9/5) sore. Dengan semangat dia mengikuti setiap gerakan yang diajarkan pelatih. Setiap gerakan dilakukannya dengan serius nan penuh makna. Milly pun mengaku senang. Apalagi, ada banyak pengalaman yang didapat. Selain belajar menari, dia juga bertemu dengan para pengrajin penyandang disabilitas. Beragam kegiatan tersebut memperkaya pemahamannya tentang kehidupan sosial dan keberagaman budaya di Kota Madiun.
‘’Saya ingin kembali lagi ke Kota Madiun dalam perjalanan berikutnya, untuk lebih dalam mempelajari budaya yang ada di Kota Madiun ini,” ujarnya melalui pendamping.
Milly memang belum begitu fasih berbahasa Indonesia. Selama berada di Kota Pendekar ini, Milly didampingi penerjemah hingga komunitas Kawista Kelurahan Ngegong. Komunitas ini aktif memperkenalkan potensi maupun budaya lokal di Kota Madiun dan sekitar.
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Ngegong Sri Wahyuni berharap agar program relawan Worldpacker tersebut tetap berjalan. Harapannya, agar semakin mengenalkan Kota Madiun ke mata dunia.
‘’Semoga ke depannya makin banyak relawan asing yang datang ke Kota Madiun dan ikut mengenal budaya kita,’’ ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kota Madiun bukan hanya menjadi tempat untuk berwisata. Namun juga sebagai tempat bertukar pengalaman lintas negara yang memperkuat pemahaman antar negara. (bip/nael/agi/madiuntoday)