Gubernur Jatim Lantik 198 Kepala Sekolah, Tiga Di Antaranya Dari Kota Madiun
Langsung Jalani Pelatihan Talent DNA berbasis AI Setelah Pelantikan
MADIUN - Roda mutasi dan promosi di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali bergulir. Satu satunya, berlangsung di wilayah kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Sebanyak 198 kepala sekolah menjalani prosesi mutasi dan pengangkatan yang disumpah langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi pada Jumat (16/5). Tak terkecuali, kepala SMA/SMK di wilayah kerja Kota Madiun.
Dari 198 peserta pelantikan, tiga di antaranya adalah kepala sekolah di Kota Madiun. Yakni, Anim Hadisusanto yang kini menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Madiun, Pramudjo Budiarto sebagai Kepala SMAN 6 Madiun, dan Suharto yang diamanahi Kepala SMKN 3 Madiun.
Adapun pelantikan kepala sekolah ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor: 800/9765/204/2025 dan Nomor: 800/9767/204/2025 tentang pengangkatan guru sebagai kepala sekolah, tanggal 9 Mei 2025.
"Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan titik tolak kepemimpinan baru di satuan pendidikan, sekaligus bentuk nyata komitmen kita bersama dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik, lebih adil, dan lebih bermartabat di seluruh pelosok Jawa Timur," ujar Gubernur Khofifah sebagaimana dilansir dari rilis resmi Pemprov Jatim.
Kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik, Gubernur Khofifah juga mengajak mewujudkan pendidikan di Jawa Timur yang unggul, berkarakter, inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Lebih lanjut, Pemprov Jatim juga akan menggandeng ESQ Corp dengan memberikan pelatihan Talent DNA berbasis AI bagi kepala sekolah dan guru BK. Pemetaan potensi melalui metode Talent DNA penting untuk memperkuat profesionalisme dan efektivitas organisasi. Hal ini penting untuk menemukenali karakter, keunggulan, dan potensi yang terukur.
Tidak hanya itu, dengan metode Talent DNA berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dikembangkan oleh ESQ Leadership Center, bisa mengetahui potensi diri dan memperkuat pondasi karakter.
"Talent DNA ini untuk tahu potensi, keunggulan dan karakter setiap orangnya. Nah konselor, guru BK saya rasa wajib untuk mengikuti pelatihan Talent DNA ini,” tandasnya.
Sementara itu, masih terdapat dua sekolah di Kota Madiun yang belum terisi jabatan kepala sekolahnya secara definitif. Yaitu, SMAN 5 Madiun dan SMKN 1 Madiun. Untuk sementara, jabatan kepala sekolah diisi oleh seorang pelaksana tugas (Plt). (Humas Jatim/irs/madiuntoday)