Belajar Rukun Islam Sejak Dini, 1.500 Anak TK Ramaikan Manasik Haji di Kota Madiun



MADIUN – Suasana haru dan khusyuk mewarnai halaman Asrama Haji Kota Madiun, Rabu pagi (21/5), ketika ribuan anak-anak kecil berpakaian serba putih melantunkan talbiyah, “Labbaik Allahumma Labbaik,” dengan penuh semangat. Suara lantunan itu menggema serempak dari bibir mungil para siswa, menciptakan suasana spiritual yang mengharukan di tengah kegiatan manasik haji. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.500 anak dari berbagai RA (Raudhatul Athfal), TK, dan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) se-Kota Madiun serta dari Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan Dzulhijah dan Hari Raya Idul Adha, kegiatan ini menjadi bagian dari program tahunan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA). Ketua Pimpinan Daerah IGRA Kota Madiun, Musyarofah, menjelaskan pentingnya edukasi ibadah sejak dini. “Kegiatan ini kami laksanakan setiap tahun sebagai sarana pembelajaran dan pengenalan rukun Islam kelima kepada anak-anak. Meskipun hanya simulasi, kami ingin mereka merasakan suasana ibadah haji dan menumbuhkan semangat untuk menunaikannya kelak saat dewasa,” tuturnya. Dirinya juga menambahkan bahwa respon anak-anak dan guru sangat antusias. “Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi pengalaman berharga dan menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius sejak usia dini,” tambah Musyarofah. Dengan bimbingan para guru dan pendamping, anak-anak mengikuti prosesi manasik dengan tertib, mulai dari thawaf mengelilingi replika Ka’bah, sai antara Shafa dan Marwah, hingga melempar jumrah. Kegiatan ini menjadi momen edukatif sekaligus penuh kesan bagi para peserta cilik. (Dspp/kus/madiuntoday)