Mantapkan Komitmen Tingkatkan IPM, Pemkot Madiun Targetkan Harapan Hidup Lansia Hingga 80 Tahun
MADIUN - Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator utama kemajuan daerah.
Salah satu fokus utama adalah mendorong peningkatan angka harapan hidup, terutama bagi penduduk lanjut usia. Pemerintah menargetkan, angka harapan hidup lansia di Kota Madiun dapat mencapai usia 80 tahun dalam beberapa tahun mendatang.
Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menegaskan bahwa peningkatan kualitas hidup lansia merupakan bagian penting dari strategi pembangunan manusia secara berkelanjutan.
“Lansia semua harus sehat, maka lansia harus bahagia. Kalau bahagia, akan sehat. Kalau sehat, usianya naik. Kita targetkan usia harapan hidup lansia bisa mencapai 80 tahun,” tegas Wali Kota.
Tak hanya itu, orang nomor satu di Kota Madiun itu juga menekankan bahwa Pemkot tidak hanya berfokus pada program seremonial semata, melainkan terus menghadirkan layanan dan kegiatan yang berdampak langsung pada kesehatan, kesejahteraan, serta keterlibatan sosial para lansia.
Pemerintah mengupayakan peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan, pembinaan kegiatan lansia yang produktif, dan penguatan jaring pengaman sosial.
“IPM kita saat ini berada di urutan ketiga setelah Surabaya dan Kota Malang. Tapi ini kejar-kejaran. Target kita, Kota Madiun bisa menjadi yang nomor satu,” ungkapnya.
Berbagai program yang melibatkan lansia, seperti kegiatan pembinaan, edukasi, serta pemeriksaan kesehatan berkala, merupakan bagian dari pendekatan menyeluruh Pemkot dalam meningkatkan usia harapan hidup sekaligus kualitas hidup masyarakat secara umum.
Melalui pendekatan ini, Pemerintah Kota Madiun menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana manusia termasuk para lansia menjadi pusat dari setiap kebijakan dan inovasi daerah.
(Dspp/kus/madiuntoday)