PPDB Jalur Khusus Dibuka, 16 Sekolah Negeri di Kota Madiun Siap Terima Siswa Luar Kota




MADIUN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Madiun tahun ajaran 2025/2026 segera memasuki tahap jalur khusus. Dinas Pendidikan Kota Madiun memastikan bahwa 12 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 4 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) akan membuka jalur kuota khusus pada 16–17 Juni 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menyampaikan bahwa jalur khusus ini disediakan secara luring (offline) dan memberikan kesempatan bagi siswa dari luar kota untuk mendaftar di sekolah-sekolah negeri Kota Madiun.

“Kuota khusus ini hanya sebesar 5 persen dari total pagu masing-masing sekolah, dan dibuka secara offline. Kami beri ruang bagi siswa luar kota yang ingin menempuh pendidikan di Madiun,” ujar Lismawati, Minggu (8/6/2025).

Berikut daftar sekolah yang membuka jalur kuota khusus. SDN 02 Taman, 03 Taman, 01 Demangan, 03 Josenan, Kejuron, Kuncen, 01 Madiun Lor, 02 Winongo, 02 Kartoharjo, 01 Kanigoro, 04 Klegen, dan Sukosari. SMPN 8, 9, 12, dan 14.

Lismawati menegaskan bahwa meski jalur ini terbuka untuk siswa dari luar Kota Madiun, prioritas tetap diberikan kepada warga kota sendiri untuk mendapatkan tempat di sekolah negeri.

“Calon siswa dari luar kota tetap harus melalui prosedur seleksi. Kalau sekolah dalam kota masih cukup, tentu warga Kota Madiun akan menjadi prioritas,” jelasnya.

Dirinya juga menyebutkan bahwa jalur khusus ini cukup diminati di tahun-tahun sebelumnya, terutama oleh orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah favorit di Madiun.

Sebagai antisipasi, Dinas Pendidikan akan melakukan pengawasan dan pemerataan, agar tidak terjadi penumpukan pendaftar hanya di sekolah-sekolah tertentu. Lismawati juga mengimbau agar masyarakat tidak khawatir terkait kualitas dan fasilitas antar sekolah negeri di Madiun.

“Semua sekolah di Madiun sudah memenuhi standar pelayanan minimal. Jadi tidak perlu takut tidak masuk di sekolah A atau B. Semuanya sama,” tambahnya.

Setelah jalur khusus ini, Dinas Pendidikan Kota Madiun juga akan membuka jalur domisili secara daring pada 30 Juni hingga 1 Juli 2025.
(rams/kus/madiuntoday)