Bangun Literasi Lewat Cerita, Dispusip Kota Madiun Gelar Lomba Bertutur




MADIUN — Suasana penuh semangat memenuhi Kayana Ballroom Votel Kartika Abadi, Kamis (12/6). Satu per satu peserta tampil membawakan cerita sejarah dan kisah inspiratif dalam ajang Lomba Bertutur Tingkat Kota.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dispusip dalam menumbuhkan minat baca dan budaya literasi sejak usia dini.
Sebanyak 30 peserta perwakilan dari tiga kecamatan mengikuti ajang tahunan ini.

Uniknya, peserta tidak diwajibkan mengenakan pakaian adat. Hal ini bertujuan agar anak-anak lebih fokus dan nyaman dalam bertutur.

“Yang kami utamakan bukan busananya, tapi kemampuan mereka dalam menyampaikan cerita. Kami ingin peserta merasa bebas dan percaya diri saat tampil,” terang Kepala Dispusip, Heri Wasana.

Cerita-cerita yang dibawakan berkisar pada nilai sejarah dan budaya yang kaya akan pesan moral. Dari cerita rakyat hingga kisah perjuangan, setiap peserta membawakan dengan gaya dan ekspresi yang berbeda-beda, lengkap dengan gerakan dan intonasi yang menghidupkan suasana.

“Melalui lomba ini, kami berharap bisa melatih keberanian, daya ingat, dan kecintaan anak terhadap budaya lisan. Ini juga bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang mampu tampil dan menyampaikan gagasan dengan baik,” imbuh Heri.

Lomba bertutur ini menjadi salah satu langkah nyata Dispusip dalam memperkuat budaya literasi yang menyenangkan dan relevan untuk anak-anak.
(Rams/kus/madiuntoday)