FLS3N Dimulai! Ratusan Siswa Tampil Maksimal Unjuk Bakat Seni dan Sastra



MADIUN - Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Madiun untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs resmi digelar mulai Senin (23/6). 


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Adiwiyata Dinas Pendidikan Kota Madiun ini menjadi ajang tahunan untuk menampilkan potensi seni dan sastra pelajar, sekaligus menjaring perwakilan terbaik untuk melaju ke tingkat nasional.


FLS3N tahun ini berlangsung selama empat hari, dari Senin hingga Kamis, dengan jumlah peserta yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. 


“Untuk cabang gambar ekspresi SD saja, tahun lalu ada 33 peserta. Sekarang meningkat menjadi 36 anak,” ujar Ahbariyati Kusuma Wardani, koordinator pelaksana untuk cabang gambar ekspresi, ilustrasi, dan kriya.


Beragam cabang lomba dipertandingkan. Untuk jenjang SD/MI meliputi menyanyi solo, gambar ekspresi, menulis cerita, mendongeng, kriya, pantomim, dan tari. Sementara jenjang SMP/MTs mencakup menyanyi solo, ilustrasi, tari, kreativitas musik tradisional, pantomim, menulis cerita, mendongeng, dan ansambel musik.


Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba ilustrasi tingkat SMP. Para peserta diminta membuat sketsa hitam putih dari rumah, lalu mewarnainya secara langsung di lokasi lomba. 


Tahun ini, tema yang diangkat adalah 7 Kebiasaan Sehat dan Kaitannya dengan Kota Madiun, yang mengajak siswa untuk mengekspresikan nilai-nilai hidup sehat dalam konteks kehidupan warga kota.


Jumlah peserta FLS3N tahun ini cukup besar. Pada jenjang SD/MI, terdapat 33 peserta menyanyi solo, 36 peserta gambar ekspresi, 18 penulis cerita, 25 pendongeng, 22 peserta kriya, 18 tim pantomim, dan 15 tim tari. 


Sementara untuk jenjang SMP/MTs, diikuti oleh 21 peserta menyanyi solo, 15 peserta ilustrasi, 15 penulis cerita, 20 pendongeng, 8 tim kreativitas musik tradisional, 11 tim pantomim, 14 tim tari, dan 9 tim ansambel musik.


Ajang ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi dan kompetisi, tetapi juga menjadi pintu menuju pentas nasional. “Para pemenang tingkat kota akan langsung melaju ke FLS3N tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung sekitar Juli atau Agustus,” jelasnya. 


Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kota Madiun berharap FLS3N dapat terus menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan karakter siswa dalam bidang seni dan sastra, sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya lokal dalam karya kreatif generasi muda.

(Dspp/kus/madiuntoday)