Meriah dan Penuh Makna, Kirab Gunungan di Kuncen Jadi Simbol Syukur, Budaya, dan Persatuan
MADIUN – Deretan warga berpakaian lurik berjalan penuh khidmat mengiringi sebuah gunungan setinggi dua meter yang disusun dari hasil bumi. Suasana penuh semangat dan kental akan nuansa tradisional itu mewarnai Kirab Gunungan Tumpeng Kemakmuran dalam rangka Bersih Desa Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Jumat (18/7).
Kirab gunungan ini tak sekadar pawai budaya biasa. Gunungan yang terdiri dari sayur-mayur, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya itu merupakan simbol rasa syukur warga kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, sekaligus bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah mewariskan tanah yang subur dan damai.
“Tradisi ini tidak hanya mengajarkan kita untuk bersyukur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilestarikan agar generasi mendatang tetap mengenal dan mencintai budaya leluhur,” ujar Soni Sekwaning Prasetio, Ketua Panitia Bersih Desa Kuncen.
Kirab dimulai dari halaman Kantor Kelurahan Kuncen, menyusuri Jalan Retno Dumilah hingga Jalan Sendang, dan berakhir di depan Sendang Tundung Mediun, sebuah lokasi yang diyakini memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi warga setempat.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga alat pemersatu warga. Sembilan RT di Kelurahan Kuncen turut serta dengan menyiapkan sembilan tumpeng yang diarak bersama gunungan utama. Semua tumpeng merupakan hasil swadaya masyarakat sebagai bentuk partisipasi dan kekompakan.
Setibanya di lokasi akhir, tumpeng dan gunungan didoakan oleh sesepuh desa. Prosesi ditutup dengan tradisi berebut gunungan, yang diyakini membawa berkah dan keberuntungan bagi siapa pun yang mendapatkannya.
Kirab Bersih Desa Kuncen tahun ini bukan hanya menampilkan kemeriahan, tapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai luhur: syukur, gotong royong, serta penghormatan pada budaya dan leluhur. Di tengah arus modernisasi, tradisi ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih tumbuh subur dan menjadi perekat sosial masyarakat.
(rat/kus/madiutoday)