Tanggapi Isu Relokasi PKL Alun-alun, Plt Wali Kota: Itu Yang Ngomong Siapa, Saya Hanya Ngajak Kerja Bakti
MADIUN – Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun tampaknya tak perlu kelewat resah. Pasalnya, kebijakan relokasi PKL yang tersebar tak mendasar. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengaku tidak ada instruksi relokasi pedagang. Sebaliknya, instruksi yang mengemuka hanya sebatas melakukan kerja bakti untuk menjaga kebersihan.
‘’Yang ngomong relokasi itu siapa, kapan, dimana? Saya malah tidak tahu. Saya itu ngajak kerja bakti, karena itu menjadi kewajiban PKL,’’ kata Plt wali kota.
Kerja bakti di kawasan Alun-alun memang telah dilaksanakan, Senin (30/3) lalu. PKL dan petugas dari Pemerintah Kota Madiun membersihkan kawasan alun-alun yang cukup banyak dikunjungi wisatawan selama libur lebaran kemarin. Nah, kawasan alun-alun sebagai wajah kota wajib kembali bersih seperti sedia kala. Karenanya, Plt wali kota mengajak seluruh PKL untuk turut membersihkan. Apalagi, pemerintah tidak menarik retribusi kepada PKL selama ini. Sebagai gantinya, PKL wajib menjaga kebersihan.
Namun pada Kamis 2 April lalu, sejumlah PKL mendatangi kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun untuk menyampaikan keberatan terkait rencana relokasi. Menurut keterangan pedagang, mereka bakal direlokasi di sisi selatan-barat yang sebelumnya menjadi tempat parkir. Plt wali kota mengaku tidak ada omongan terkait hal tersebut.
‘’Saya ini belum ngomong apa-apa. Yang penting bersih dulu. Mungkin teman-teman PKL ngajak kerja bakti lagi. Ya Alhamdulillah, berarti teman-teman PKL merespon apa yang kami sampaikan,’’ ungkapnya.
Plt wali kota menyebut kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah. Bahkan, kebersihan termasuk pengelolaan sampah saat ini mejadi atensi presiden. Karenanya, kebersihan wajib dikedepankan. PKL wajib menjaga kebersihan di area berjualan dan sekitarnya. Termasuk dalam pengelolaan sampah. Sampah tidak boleh dibuang ke saluran. Harus dikelola dengan baik.
‘’Ya kita sama-sama. Pemerintah menjaga agar investasi terus berjalan di Alun-alun. Teman-teman PKL ikut menjaga kebersihannya. Sebenarnya kebersihan kan barang ringan. Wes yang penting dijaga,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)