Dari Bekas Pasar Bunga ke Ruang Publik, Kawasan Belakang GOR Madiun Siap Direvitalisasi



MADIUN — Area di belakang GOR yang selama ini terkesan terbengkalai dan kotor tampaknya tak akan dibiarkan begitu saja. Pemerintah Kota Madiun mulai melirik kawasan tersebut untuk direvitalisasi menjadi ruang publik yang lebih hidup dan ramah bagi warga.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, bahkan turun langsung mengecek kondisi lokasi beberapa hari yang lalu. Ia menyebut area yang dulunya merupakan bekas pasar bunga itu kini justru tidak termanfaatkan dengan baik dan cenderung kotor.

“Kemarin kami cek langsung, saya sepedahan dengan Pak Asisten dan Pak Sekda. Tempatnya tidak terpakai, justru kotor,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah kota. Pasalnya, lokasi di belakang GOR dinilai strategis dan berpotensi dikembangkan sebagai ruang aktivitas masyarakat, khususnya bagi warga yang gemar berolahraga maupun sekadar bersantai.

“Nah ini mau kita revitalisasi. Kenapa? Karena potensinya sangat besar, terutama untuk teman-teman yang hobinya olahraga, terus santai,” tambahnya.

Terkait konsep pengembangan, Plt wali kota belum membeberkan secara detail. Namun, ia memastikan pemerintah tengah menyiapkan perencanaan yang matang agar kawasan tersebut bisa menjadi ruang publik yang representatif dan menarik.

“Konsepnya seperti apa, ditunggu saja nanti. Yang jelas kita mentargetkan semoga ini bisa terealisasi tahun ini,” katanya.

Diharapkan, penataan ulang ini tidak hanya memperbaiki wajah kawasan, tetapi juga menghadirkan ruang baru yang produktif dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

(Bip/rat/Madiuntoday)