Jelang Ramadhan, TPID Kota Madiun Pantau Stok Dan Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional
MADIUN – Sejumlah komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari di tingkat pasar tradisional menjelang Ramadhan masih terjaga. Baik dari segi pasokan maupun harga masih cukup aman terkendali.
Hal ini diketahui dalam sidak yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun, Kamis (2/3). Adapun sasaran kegiatan tersebut adalah Pasar Besar Madiun (PBM), Pasar Sleko, dan Pasar Srijaya.
‘’Pemerintah berkewajiban menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga. Insya Allah sidak akan rutin dilaksanakan untuk memastikan semua aman,’’ ujar Sub Kor Perekonomian Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Pemkot Madiun, Rizky Dwi Akbar saat ditemui dalam sidak di PBM.
Dari pantauan petugas, saat ini harga kebutuhan pokok di pasaran masih cukup stabil. Begitu pula dengan stok juga masih terjaga. Apalagi, ada pasokan beras dari Bulog untuk dijual dengan harga murah. Karenanya, dalam sidak tersebut juga sebagai upaya memastikan bahwa komoditas dari Bulog dan program minyak goreng murah dari pemerintah ini dapat terjual sesuai HET yang sudah ditetapkan.
Meski begitu, TPID Kota Madiun terus melaksanakan langkah-langkah antisipasi. Harapannya, agar tidak terjadi peningkatan harga signifikan selama Ramadhan hingga Lebaran tahun ini.
Untuk itu, Rizky mengimbau pedagang untuk tetap mengikuti aturan dari pemerintah. Khususnya, terkait harga jual beras SPHP dari Bulog dan Minyakita dari pemerintah agar sesuai HET.
‘’Sedangkan untuk pembeli, jangan panic buying. Pemerintah akan terus berupaya untuk membantu masyarakat bisa memenuhi kebutuhan,’’ tandasnya. (dspp/irs/madiuntoday)