Tak Hanya WiFi Kota Pendekar, Pemkot Juga Pasang WiFi Kota Pintar Sebagai Sarana Pendidikan
MADIUN – Layanan internet gratis berupa Wireless Fidelity (WiFi) di Kota Pendekar sudah sebanyak dua ribu lebih hingga kini. Tepatnya, ada sebanyak 2.365 titik yang menjangkau hingga ke poskamling di tiap RT. Jumlah itu belum termasuk dengan layanan WiFi yang ada di instansi sekolah. Layanan internet gratis sebagai sarana pendidikan itu diberi nama WiFi Kota Pintar dengan jumlah sebanyak 493 titik saat ini. Jumlah tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah menyesuaikan kebutuhan dan permintaan.
‘’Jadi ini beda dengan WiFi Kota Pendekar, WiFi Kota Pintar khusus untuk di sekolah. Alat kita pasang di kelas-kelas,’’ kata Kabid Pengelolaan TIK Dinas Kominfo Kota Madiun, Eni Yusriani, Kamis (4/5).
Ratusan titik WiFi Kota Pintar tersebut memang untuk mendukung program Wali Kota Maidi Madiun Kota Pintar. Terlebih program laptop gratis. Setidaknya, sudah ada 14.825 laptop yang dibagikan kepada peserta didik SD dan SMP negeri. 9.400 unit di antaranya diberikan di 2023 ini. Pun, tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) beberapa waktu lalu. Program laptop ini diberikan untuk pelajar kelas IV sampai kelas IX. Karenanya, WiFi juga terpasang di kelas 4,5, dan 6. Sedang, untuk tingkat SMP di semua kelas. Fasilitas laptop tersebut tentu akan semakin maksimal dengan adanya layanan internet.
‘’Dalam satu sekolah bisa sampai lima titik WiFi sekaligus. Selain di kelas, ada juga yang dipasang di ruang guru dan lainnya,’’ ujarnya.
Tak heran, kegiatan belajar-mengajar di Kota Madiun semakin termudahkan. Tenaga maupun peserta didik bisa mencari materi tambahan di internet jika diperlukan. Saat anak-anak perlu melakukan pembelajaran virtual juga tidak perlu repot lagi. Sebab, internet gratis sudah menjangkau hingga tingkat RT.
‘’Era sekarang ini tentu tidak bisa jauh dari internet ya. Karenanya, kami berupaya mendekatkan itu kepada masyarakat,’’ pungkasnya. (rams/agi/madiuntoday)