Tak Hanya Guru, ASN Lingkup Dinas Pendidikan Juga Dapat Pelatihan Chromebook




MADIUN – Program pinjam pakai laptop sebagai sarana pembelajaran di Kota Madiun terus dimaksimalkan. Setelah pelatihan untuk kalangan guru, Pemerintah Kota Madiun menggelar pelatihan untuk lingkup pegawai Dinas Pendidikan setempat. Setidaknya ada 50 orang peserta yang mengikuti pelatihan chromebook dan google workspace for education tersebut. Pelatihan berlangsung di GCIO Dinas Kominfo Kota Madiun.

‘’Ini merupakan tindak lanjut pelatihan yang kemarin. Kalau kemarin sasarannya untuk guru, kali ini untuk lingkup Dinas Pendidikan. Jadi tidak hanya guru, ASN dinas (pendidikan) juga mendapatkan pelatihan ini,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, Senin (15/5).

Pelatihan, lanjutnya, dijadwalkan selama tiga hari ke depan. Lismawati menyebut pelatihan melibatkan langsung dari pihak Google for Education. Seperti diketahui, pengadaan laptop sebanyak 9.400 unit pada 2023 ini berbentuk chromebook. Chromebook merupakan komputer jinjing yang menjalankan sistem operasi ChromeOS bikinan Google. Karenanya, tak salah jika menghadirkan pihak google sebagai narasumber. Lismawati menambahkan kebanyakan orang cukup familier dengan laptop yang menggunakan operating system windows. Karenanya, butuh pelatihan guna mengoptimalkan program google tersebut.

‘’ASN Dinas Pendidikan tidak boleh hanya memerintah. Tetapi juga harus bisa. Harus memahami. Karenanya, kita gelar pelatihan juga. Harapan kami kalau ada permasalahan di lapangan, teman-teman di Dinas Pendidikan juga bisa memahami. Selain itu, tentu juga untuk mendukung tugas-tugas sehari-hari yang berkaitan dengan chromebook tersebut,’’ ujarnya.

Selain itu, Lismawati berharap pelatihan memberikan semangat tersendiri khususnya bagi tenaga pendidik. Sebab, teman-teman di Dinas Pendidikan yang tidak bersentuhan dengan siswa secara langsung juga sudah mengawali untuk turut belajar. Tenaga pendidik harus lebih semangat untuk mengikuti pelatihan. Lismawati menyebut guru dan kepala sekolah dijadwalkan akan mengikuti pelatihan tambahan ke depan.

‘’Harapan kami tentu tidak hanya sekedar pengoperasiannya saja, tetapi juga pembelajaran yang ada di dalamnya. Dengan begitu, kegiatan belajar bisa darimana dan kapan saja menggunakan akun belajar.id masing-masing,’’ jelasnya.

Kegiatan pelatihan tersebut juga dihadiri Kepala Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Sujarno. Selain itu, juga dihadiri Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Muhammad Nur Ginanjar Jaelani secara virtual. (dspp/agi/madiuntoday)