Waisak 2567, Momentum Tingkatkan Kebaikan dan Kerukunan
MADIUN - Umat Buddha di Kota Madiun merayakan Hari Raya Waisak pada Minggu (4/6). Tema Waisak di tahun 2567 B.E ini adalah Memperkokoh Moral, Membangun Kedamaian Bangsa.
"Di era medsos seperti sekarang ini, moral menjadi sangat penting agar kita dapat terhindar dari segala keburukan," tutur Pandita Muda Samar Sudhanu, pengurus di Cetiya Giri Bhanda Sukhavati, Minggu (4/6).
Perayaan Waisak di Kota Pendekar dilakukan sejak 3 Mei lalu. Serangkaian kegiatan penghayatan dhamma dilakukan di tiap wihara. Misalnya, pelepasan makhluk hidup
sebagai simbol cinta. Juga pembagian baksos di TPA Winongo dan Dinsos Kota Madiun dan pembersihan wihara.
"Kami juga memasang umbul-umbul dan bendera merah putih, serta tabur bunga di makam pahlawan," terangnya.
Menurut Samar, perayaan Waisak tahun ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan perbuatan baik. Perbuatan baik ini katanya, dapat dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan.
Selain itu, Samar juga mengajak masyarakat terus memelihara toleransi sebagai pilar utama kerukunan antara umat beragama.
"Jaga kerukunan dan kedamaian, tanam pagar hati dengan tetangga kanan-kiri. Hidup rukun dan damai tentu enak bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.
(Ney/kus/madiuntoday)