Pakai Paving 3 Dimensi, Pedestrian Alun-alun Bakal Makin Menarik Hati




MADIUN – Kawasan Alun-alun Kota Madiun juga bersolek tahun ini. Setidaknya, terdapat pembenahan paving di sejumlah di titik di lapangan besar tengah kota tersebut. Tidak hanya paving biasa. Namun, menggunakan paving tiga dimensi. Tak herah, pedestrian Alun-alun bakal semakin menarik hati. Pun, pembangunan sudah berjalan 38,81 persen sampai saat ini. Pekerjaan ditarget selesai Oktober mendatang.

‘’Jadi ada perbaikan untuk bagian pavingnya. Kita ganti dengan yang tiga dimensi,’’ kata Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Utilitas Ruang Terbuka Hijau, Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman Dinas Perkim Kota Madiun Andi Anto, Kamis (10/8).

Andi menyebut bagian paving di Alun-alun memang butuh sentuhan perbaikan. Sebab, ada sejumlah bagian yang rusak. Pun, masih paving biasa. seperti di bagian tengah yang menjadi jalan dari ujung timur ke barat. Selain itu juga di titik tengah. Dimulai dari di bagian tengah menuju ke selatan. Bagian itu memang untuk pejalan kaki.

‘’Kita juga mengebut untuk paving di bagian pendopo atau sisi utara. Kita dahulukan agar bisa digunakan untuk upacara peringatan HUT kemerdekaan RI nanti,’’ imbuhnya sembari menyebut pavingisasi kawasan alun-alun itu menelan anggaran Rp 695 juta lebih.

Alun-alun memang menjadi salah satu perhatian pembangunan. Selain urusan paving, juga ada ditambahkan ikon monumen nasional (Monas). Miniatur Monas tersebut merupakan hasil CSR dari Ibis Hotel. Pembangunan Monas rencananya di area tengah Alun-alun. Sebelumnya, pembangunan awalnya di median tengah Jalan Kolonel Marhadi. Pemindahan lokasi tersebut dilakukan Wali Kota Maidi usai mengunjungi Monumen Washington D.C dalam lawatan di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

‘’Prinsipnya tempat-tempat penting di kota ini akan dibuat semakin menarik,’’ pungkasnya. (ney/agi/madiuntoday)