Antisipasi Potensi Crowded Arus Mudik-Balik Lebaran, Jalan Hayam Wuruk Diberlakukan Rekayasa Dua Arah



MADIUN – Skema arus mudik-balik Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Madiun telah dipetakan. Itu seiring rapat koordinasi Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Selasa (10/3).

Selama arus mudik-balik Lebaran, sejumlah ruas jalan bakal diberlakukan rekayasa arus lalu lintas. Salah satunya Jalan Hayam Wuruk.

‘’Di ruas Jalan Hayam Wuruk akan diberlakukan dua arah,’’ kata Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Madiun Tugas Prasetyo, Selasa (10/3).

Tugas menjelaskan, crowded atau kepadatan arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo menjadi pertimbangan rekayasa di Jalan Hayam Wuruk. Baik dari arah timur maupun barat. Terutama kendaraan dari pintu keluar ring road Madiun yang hendak ke Magetan dan Ponorogo.

‘’Rekayasa sama seperti tahun-tahun lalu. Tapi yang jadi atensi dalam rakor adalah Jalan Hayam Wuruk,’’ jelasnya.

Menurut Tugas, rekayasa arus lalu lintas tersebut berlaku mulai 12 Maret hingga 25 Maret. Selama itu pula, pihaknya bakal melakukan sosialisasi serta patroli untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan di tepi Jalan Hayam Wuruk. Termasuk pengaturan parkir di Bluder Cokro.

‘’Disepakati pihak Bluder Cokro bahwa tidak ada kendaraan parkir di badan sepanjang Jalan Hayam Wuruk. Untuk parkir diarahkan di lahan dekat rusunawa. Tarif parkir nanti kami sesuaikan perda,’’ ungkap Tugas.

Selain Jalan Hayam Wuruk, sambung Tugas, rekayasa lalu lintas juga berlaku di sejumlah trouble spot lainnya. Di antaranya, simpang tiga Jalan Urip Sumoharjo-Jalan Gajah Mada dan simpang tiga Jalan Yos Sudarso-Jalan Prambanan.

Di samping itu, petugas bakal stand by di titik rawan kepadatan arus kendaraan lainnya. Seperti di kawasan wisata Pahlawan Street Center (PSC) dan Jalan Basuki Rahmat-Jalan DI Panjaitan.

‘’Sebagai antisipasi Satlantas Polres Madiun Kota menyiapkan tim pengurai. Dishub dan UPT LLAJ menyiapkan personel apabila dibutuhkan,’’ ujarnya.

Dia mengimbau pengendara mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku selama pengaturan ini. Tentunya, demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

‘’Semoga arus mudik-balik Lebaran berjalan lancar,’’ harapnya.

(bip/ggi/madiuntoday)