Enam Dampak Negatif Media Sosial Bagi Anak, dari Pornografi Hingga Penurunan Perkembangan Otak
MADIUN – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bakal membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak. Anak-anak di bawah 16 tahun dilarang menggunakan media sosial berisiko tinggi. Seperti, Youtube, Facebook, Tiktok, Instagram, Threads, X, Roblox dan lainnya. Bahkan, pemerintah bakal menonaktifkan akun media sosial anak secara bertahap mulai 28 Maret 2026 nanti.
Langkah pemerintah ini pun dinilai tepat. Pasalnya, banyak dampak negatif media sosial bagi anak. Dilansir dari tempo.co media sosial setidaknya dapat memberikan dampak buruk berikut ini
1. Perkembangan Otak Menurun
Psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan terlalu banyak bermain media sosial dapat mempengaruhi perkembangan otak dan kondisi psikologis. Menurut dia, anak-anak atau remaja yang kurang tidur di malam hari tidak mampu menunjukkan prestasi yang baik di sekolah. Bahkan, mereka juga mengalami peningkatan risiko masalah kesehatan mental.
2. Menurunkan Citra Tubuh
Efek buruk media sosial berkaitan dengan citra tubuh remaja. Biasanya, anak dan remaja membandingkan diri sendiri dengan orang lain dilihat dari cara berpakaian, makanan, dan liburan. Hal ini dapat membuat self-esteem (harga diri) dan citra dirinya menurun karena sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
3. Korban Cyberbullying
Penggunaan media sosial pada anak membawa mereka kepada berbagai ancaman. Salah satunya seperti cyberbullying. Mereka juga bisa menjadi korban cyberstalking, yaitu penggunaan tautan online untuk menguntit dan menyakiti. Ada pula ancaman cybergrooming, yaitu pelaku yang mengincar anak di bawah umur untuk dicabuli, baik secara online maupun fisik.
4. Interaksi Tatap Muka Lebih Sedikit
Dampak positif medsos memang memudahkan interaksi dan memperluas jaringan untuk dapat mengekspresikan diri dengan banyak orang. Namun ternyata medsos menimbulkan dampak negatif seperti berkurangnya interaksi tatap muka dengan orang-orang terdekat di sekitar lingkungannya.
5. Pornografi
Pesatnya teknologi memudahkan banyak hal negatif mudah diakses. Seperti konten-konten pornografi yang ada di media sosial. Terlebih, media sosial membuat banyak orang tidak memiliki batasan, hingga tanpa sadar mencari konten-konten yang dilarang.
6. Mengganggu Kualitas Tidur
Anak-anak dan remaja yang kecanduan media sosial sering kali mengalami gangguan tidur karena tidak bisa lepas dari gadget. Selain itu, kualitas tidur buruk membuat perkembangan fisik menurun, seperti kelelahan mata hingga mata minus. (ws hendro/agi/madiuntoday)