Persiapan Sudah 90 Persen, Atlet Esport Kota Madiun Bidik Emas Porprov VIII Jatim
MADIUN – Esport sudah menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) resmi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun ini. Setelah hanya menjalani pertandingan eksebisi di gelaran Porprov sebelumnya, cabor esport kini resmi masuk hitungan. Artinya, medali yang diraih para atletnya juga dihitung sebagai raihan kontingen. Tak heran, daerah yang mengirimkan atlet Esport mulai mempersiapkan diri sebaik mungkin. Tak terkecuali di Kota Madiun.
‘’Kita rutin berlatih tiga kali dalam sepekan. Tepatnya, setiap Sabtu, Minggu, dan Senin,’’ kata Andre Darmawan, pelatih divisi mobile legends ESI Kota Madiun, Selasa (29/8).
Pemusatan latihan ESI Kota Madiun bertempat di GCIO Dinas Kominfo Kota Madiun. Setidaknya ada sembilan atlet yang disiapkan. Yakni, empat atlet untuk divisi free fire dan lima atlet untuk mobile legends. Cabor Esport pada Porprov kali ini menyajikan tiga nomor. Yakni, nomor Moba (Mobile Legend Bang-bang), Battle Ground, dan Console. Khusus Battle Ground terdapat dua divisi. Yakni, free fire dan pubg. Sedang, nomor console mempertandingkan e-football.
‘’Sementara kita hanya fokus untuk dua divisi dulu. Mungkin ke depan kita bisa melebar ke divisi yang lain,’’ jelasnya.
Andre mengaku untuk kesiapan para atletnya sudah 90 persen saat ini. Pihaknya tinggal memiliki waktu sekitar 10 hari ke depan sebelum keberangkatan. Porprov Jatim VIII ini bakal berlangsung 9-16 September mendatang. Sementara untuk Esport akan bertanding pada 12 September nanti. Namun, pihaknya sudah berangkat dua hari sebelumnya. Pertandingan Esport tersaji di Hotel Raden Wijaya Kota Mojokerto. Gelaran Porprov kali ini memang menempatkan empat daerah sebagai tuan rumah. Yakni, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, dan Kota Mojokerto.
‘’Masih ada beberapa yang harus kita perbaiki. Waktu yang tersisa ini kita fokusnya untuk menambal kekurangan-kekurangan itu,’’ ungkapnya.
Andre menambahkan pihaknya bukan tanpa pengalaman. Sejumlah atlet ESI Kota Madiun juga turun dalam Kejurprov Jatim beberapa waktu lalu. Dalam kejuaraan itu, wakil Kota Madiun sampai di delapan besar. Andre optimis atletnya bisa lebih baik di Porprov kali ini. Tak tanggung-tanggung, dia menargetkan medali emas untuk nomor Moba.
‘’Kalau target tentu emas ya. Pastinya kita akan berupaya semaksimal mungkin,’’ ujarnya.
Kontingen Kota Madiun setidaknya menerjunkan 179 atlet dari 31 cabor dalam Proprov kali ini. Cabor yang diikuti mulai angkat berat, angkat besi, atletik, balap sepeda, biliar, bola basket, catur, e-sport, futsal, gulat, hapkido, judo, jujitsu, karate, kurash, menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, renang, sambo, selam, senam, sepak takraw, sepatu roda, tenis lapangan, tenis meja, tinju, dan binaraga. Wali Kota Madiun, Maidi pun memberikan perhatian khusus kepada atlet kontingen Kota Madiun untuk Porprov kali ini dengan menyiapkan anggaran Rp 1,2 miliar hanya untuk reward atlet. Mereka yang dapat medali emas, bakal diganjar Rp 40 juta. (rams/agi/madiuntoday)