Kenalkan Jajanan Tradisional, Siswa SDN 01 Madiun Lor Buat Gethuk, Utri, Klepon, hingga Timus




MADIUN – Tanah air Indonesia kaya akan jajanan tradisional. Sayangnya, keberadaan jajanan tempo dulu itu kurang diminati anak-anak generasi sekarang. Karenanya, keberadaan jajanan lawas itu harus terus dikenalkan. Seperti yang terlihat di SDN 01 Madiun Lor ini. Anak-anak terlihat asik membuat beraneka jajanan tradisional tersebut. Hal itu dilakukan sekaligus bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 01 Madiun Lor.

‘’Jadi ini merupakan bagian dari P5 di sekolah kami. Tema kami kali ini adalah kearifan lokal dengan mengangkat jajanan tradisional,’’ kata Kepala SDN 01 Madiun Lor Arif Billah Zaharuddin, Kamis (14/12).

Anak-anak, lanjutnya, membuat jajanan tradisional dari nol. Mulai menyiapkan bahan, mengolah, dan kemudian menyajikannya. Anak-anak pun terlihat asik membuat beraneka jajanan tersebut. Di antaranya, lemper, gethuk, utri, jenang, onde-ondr, lumpia, kue lumpur, klepon, hingga timus, dan lain sebagainya. Arif menyebut berbagai jajanan tersebut sudah semakin jarang dijumpai. Kalau pun ada penggemarnya adalah kalangan tua.

‘’Anak-anak sekarang lebih familier dengan makanan-makanan instan. Padahal itu tidak baik untuk kesehatan. Kita sendiri punya makanan-makanan yang tak kalah enak dan lebih sehat. Tetapi itu jarang diketahui anak-anak sekarang. Nah, melalui pembelajaran ini kami ingin mengenalkan jajanan tradisional ini kepada peserta didik,’’ jelasnya.

Tak hanya mengenalkan. Anak-anak juga dilibatkan dalam pembuatan. Arif menyebut hal itu penting untuk menambah skill anak-anak. Membuat makanan membutuhkan keahlian tersendiri. Harapannya, anak-anak setidaknya mulai mengenal dan bisa melakukan teknik-teknik dasar dalam pembuatan makanan.

‘’Jadi tidak hanya wawasan akademik, tetapi anak-anak juga kita bekali dengan softkill lain. Seperti memasak atau membuat jajanan tradisional ini,’’ pungkasnya sembari menyebut juga ada berbagai penampilan sebagai hasil dari pembiasaan sekolah. (dspp/agi/madiuntoday)