Percepat Zero Waste 2027, Plt Wali Kota Madiun Canangkan Pilah Sampah dari Rumah
MADIUN - Pemerintah Kota Madiun mulai mempercepat program pengelolaan sampah dari sumbernya sebagai upaya mewujudkan target zero waste pada 2027. Target tersebut lebih cepat dibanding program pemerintah pusat yang menargetkan persoalan sampah nasional selesai pada 2029.
Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun mengatakan, salah satu langkah yang segera dijalankan adalah gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga. Program itu diawali dengan penerbitan surat edaran terkait pemilahan sampah di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Insya Allah Juni nanti dicanangkan pilah sampah dari rumah,” ujarnya, Senin (18/5).
Selain itu, Pemkot Madiun juga mulai mengoptimalkan keberadaan bank sampah di setiap kelurahan. Saat ini, sekitar 100 bank sampah disiapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Menurut Plt Walikota, program tersebut tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah menjadi produk tertentu, tetapi lebih kepada membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah.
“Percontohannya nanti bagaimana kepedulian masyarakat terhadap pemilahan sampah,” katanya.
Sampah yang telah dipilah nantinya akan dikelola melalui bank sampah. Sebagian di antaranya dapat dimanfaatkan menjadi produk daur ulang seperti kursi maupun berbagai merchandise, sementara sampah residu tetap dibuang ke TPA Winongo.
Meski demikian, volume sampah yang masuk ke TPA Winongo ditargetkan terus berkurang seiring optimalisasi program pemilahan sampah. Pemkot bahkan menargetkan pengurangan volume sampah harian bisa mencapai lebih dari 50 persen.
“Targetnya lebih dari 50 persen,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemkot Madiun juga menyiapkan ruang pamer produk hasil daur ulang sampah di kawasan PSC.
(Dspp/kus/madiuntoday)