Masuki Musim Tanam Ketiga, Pemkot Madiun Sudah Salurkan Rp 1,6 Miliar Bantuan Pupuk
MADIUN – Bantuan pupuk untuk petani di Kota Madiun terus berjalan. Bahkan, memasuki musim tanam ketiga ini, bantuan sudah disalurkan 50 persen lebih. Ya, Pemerintah Kota Madiun memang membagi penyaluran bantuan pupuk bersamaan dengan musim tanam padi.
Setidaknya, Pemkot Madiun mengalokasikan Rp 2,5 miliar setiap tahun bantuan pupuk tersebut. Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto menyebut bantuan pupuk tersebut cukup vital bagi petani. Petani bisa merugi jika tak ada subsidi maupun bantuan pupuk. Karenanya, Pemerintah Kota Madiun secara kontinyu selalu menganggarkan bantuan pupuk kepada petani.
‘’Pupuk itu vital bagi petani. Karena ini juga berkaitan dengan ketahanan pangan, makanya terus bantuan pupuk terus kita anggarkan. Jadi selain subsidi pupuk dari pusat, di kota kita juga ada bantuan pupuk,’’ katanya, Jumat (3/5).
Dia menambahkan penyaluran bantuan pupuk saat ini sudah mencapai Rp 1,6 miliar dari total anggaran Rp 2,5 miliar di tahun ini. Artinya, penyaluran sudah 50 persen lebih. Sisa anggaran tersebut akan dicairkan dalam masa tanam ketiga dan keempat mendatang. Terdapat dua jenis pupuk yang dibantu pemerintah. Yakni, NPK plus dan hayati. Bantuan pupuk tersebut diberikan kepada 32 kelompok tani (poktan).
‘’Prinsipnya semua petani Kota Madiun dapat. Penyaluran melalui poktan masing-masing,’’ jelasnya.
Totok menyebut dalam simbolis penyerahan pupuk kepada perwakilan poktan beberapa waktu lalu, pihaknya memberikan sebanyak 114 ton lebih pupuk NPK plus dan 35 ton lebih pupuk hayati. Totok berharap bantuan pupuk bisa membantu petani Kota Madiun mengoptimalkan produksi sektor pertanian.
‘’Ini setiap tahun kita anggarkan. Jadi selain Subsidi pupuk dari pusat, petani Kota Madiun juga dapat bantuan pupuk dari Pemkot Madiun,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)