5.989 Klaim Sepanjang Januari - April Sudah Terlayani, BPJS Ketenagakerjaan Madiun Gelontorkan Anggaran Hingga Rp 75,4 Miliar
MADIUN - Ribuan peserta BPJS Ketenagakerjaan telah merasakan manfaat program dari lembaga negara tersebut. Selama periode Januari sampai April 2024, sebanyak 5.989 klaim telah berhasil dilayani. Total anggaran yang telah digelontorkan di Kantor Cabang Madiun pun mencapai Rp 75,4 miliar.
Adapun BPJS Ketenagakerjaan memiliki lima program unggulan untuk membantu masyarakat. Yakni, Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Dari lima program tersebut, klaim terbanyak di Kantor Cabang Madiun berasal dari JHT. Yakni, mencapai 4.312 klaim dengan total anggaran sebanyak Rp 63,9 miliar. Kemudian, JKP sebanyak 876 klaim dengan anggaran Rp 700 juta, JKK 440 klaim dengan anggaran Rp 4 miliar, JKM 199 klaim dengan anggaran Rp 4,4 miliar, dan JP sebanyak 153 klaim dengan anggaran Rp 2,2 miliar.
"Klaim ini tidak hanya dari warga Kota Madiun saja. Karena kami bisa melayani peserta dari seluruh Indonesia," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun Anwar Hidayat, Selasa (28/5).
Sebagai informasi, wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Magetan. Selain itu, juga berkonsolidasi dengan perwakilan cabang Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo.
Sementara itu, anggaran yang lebih besar juga berhasil dicairkan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun selama 2023. Yakni, sebanyak Rp 231,4 miliar. "Itu pencairan untuk 18.672 klaim yang diajukan melalui kantor cabang kami," tandasnya. (Ws Hendro/irs/madiuntoday)