Lagi, Upaya Penipuan Lewat WA Mengaku Pj Wali Kota, Pelaku Hubungi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Minta Transfer Uang




MADIUN – Upaya penipuan melalui aplikasi WhatsApp dengan modus menyaru nama pejabat seperti tiada habisnya. Modus serupa kembali mengemuka di Kota Madiun. Lagi-lagi, pelaku menyaru Pj Wali Kota Eddy Supriyanto dalam melancarkan aksinya. Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, nama dan foto Pj Wali Kota Eddy juga pernah digunakan untuk upaya penipuan di awal memimpin Kota Madiun.

Kali ini, pelaku menggunakan nomor 0813-2464-0504. Seperti sebelumnya, pelaku menggunakan nama Eddy Supriyanto lengkap dengan foto profil sang Pj Wali Kota Madiun tersebut. Bedanya, pelaku tidak mengirimkan pesan singkat. Namun, langsung menelpon calon korban sasaran. Informasi yang dihimpun, kali ini pelaku menelpon Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Madiun dan meminta transfer sejumlah uang. Kejadian itu berlangsung, Rabu (29/5) sekitar pukul 10.00. Calon korban yang sudah menaruh curiga langsung menutup telp dari pelaku lantas melaporkan kepada bagian protokol Pemerintah Kota Madiun.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Madiun Noor Aflah menegaskan nomor tersebut bukan milik Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto. Pun, pihaknya sudah me-report nomor tersebut. Aflah mengimbau masyarakat maupun pejabat di Kota Madiun untuk waspada. Sebab, pelaku sudah semakin berani dengan menelpon langsung sasaran korbannya.

‘’Dari ajudan juga sudah dilaporkan kepada bapak Pj wali kota dan memang bukan nomornya beliau,’’ ungkapnya.

Upaya penipuan dengan modus serupa sudah cukup sering mengemuka. Karenanya, masyarakat wajib meningkatkan kewaspadaan. Sebelumnya, nama dan foto profil Pj Wali Kota Eddy juga pernah digunakan untuk upaya penipuan. Kala itu pelaku menggunakan nama PJ WALI KOTA MADIUN. Pelaku cukup lihai memanfaatkan momentum. Sebab, nomor WA Pj wali kota palsu itu beredar tepat tiga hari setelah pelantikan. Artinya, belum banyak yang mengetahui nomor telp asli Pj Wali Kota Eddy.

Dua hari setelahnya juga muncul upaya penipuan dengan menyaru profil Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Pemkot Madiun, Ahsan Sri Hasto. Seperti modus serupa sebelumnya, pelaku mengirimkan pesan singkat secara random kepada sejumlah sasaran. Jauh sebelumnynya juga muncul modus serupa dengan mengaku sebagai Sekda Kota Madiun, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ajudan wali kota, pejabat Kejaksaan dan Kepolisian, serta lain sebagainya. (agi/madiuntoday)