Muncul Penipuan Aktivasi IKD Catut Nama Pegawai Kecamatan Taman, Warga Diimbau Waspada
MADIUN - Masyarakat Kota Madiun diminta lebih waspada terhadap maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan pegawai Kecamatan Taman dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Sekretaris Camat Taman, Endro Suwandi, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan adanya sejumlah nomor telepon yang menghubungi warga dan mengaku sebagai pegawai kecamatan. Para pelaku menawarkan atau meminta proses aktivasi IKD, padahal kegiatan tersebut tidak pernah dilakukan oleh Kecamatan Taman.
“Kami tegaskan bahwa saat ini tidak ada kegiatan aktivasi IKD yang dilakukan melalui telepon ataupun pesan singkat. Jika ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan pegawai kecamatan, itu dipastikan penipuan,” tegas Endro, Selasa (6/1).
Adapun nomor-nomor yang dilaporkan digunakan pelaku penipuan dengan berbagai nama adalah sebagai berikut,
Amanda – 082221469736, Mafaza Aulia – 082166979572, Harris Setia Budi – 082260370764, Melia Karmila – 082381102924 / 082381102881, Nurul Hikmawati – 082381102789, Indra Utama – 082379492317, Rara Syafira – 08221469383 / 082381103145, Naya Amelia – 0895392011273, Zul Hari – 082164894501, Adam – 085187495696.
Endro mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya, tidak memberikan data pribadi seperti NIK, KK, OTP, maupun informasi kependudukan lainnya kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.
“Jika ragu atau menerima informasi mencurigakan, silakan langsung datang ke kantor kecamatan atau menghubungi saluran resmi. Jangan menanggapi pesan atau telepon yang meminta data pribadi,” tambahnya.
Pihak Kecamatan Taman juga meminta warga untuk ikut menyebarkan informasi ini agar semakin banyak masyarakat yang terhindar dari upaya penipuan serupa.
(kus/madiuntoday)