Realisasi Serapan Gabah 2025 Capai 101 Persen, Target 2026 Diproyeksi Naik 30 Persen



MADIUN – Realisasi serapan gabah beras Perum Bulog Kancab Madiun sepanjang 2025 telah dibukukan. Total 58.900 ton beras berhasil diserap dari Kota Madiun, Kabupaten Madiun dan Ngawi. Praktis, realisasi itu surplus dari target serapan sebanyak 58.180 ton.

‘’Serapan gabah beras di 2025 sekitar 101,24 persen atau lebih dari target,’’ ungkap Kepala Perum Bulog Kancab Madiun Agung Sarianto, Kamis (8/1).

Menurut Agung, serapan gabah beras di wilayah kerja Perum Bulog Kancab Madiun cukup baik. Bahkan menempati peringkat kedua serapan tertinggi se-Jawa Timur. Dia menilai realisasi ini didukung keberadaan daerah sebagai wilayah sentra produksi padi.

‘’Agar ke depan lebih maksimal, kami akan menambah sentra penggilingan. Karena sudah 2025 hasilnya cukup baik, insya Allah tahun ini tinggal melanjutkan dan meningkatkan realisasinya,’’ ujarnya.

Agung menyebut realisasi tahun lalu jadi modal penting untuk menyerap gabah beras tahun ini. Sebab, target serapan gabah beras Bulog pada 2026 diproyeksi bakal meningkat. Yakni, dari 3 juta ton per tahun menjadi 4 juta ton per tahun.

‘’Proyeksi 2026 estimasi target 4 juta ton atau terdapat kenaikan 30 persen dari 2025. Karena target pusat baik, mungkin Perum Bulog Kancab Madiun juga akan naik 30 persen,’’ bebernya.

Menyikapi kenaikan target serapan, Agung mengaku optimis akan mengulang catatan manis tahun lalu. Selain mengandalkan wilayah sentra produksi padi, pihaknya bakal memperluas akses penggilingan gabah untuk menggenjot serapan. Dengan begitu, dia meyakini realisasi mampu capai target. 

‘’Insya Allah kami tetap optimis mampu capai target yang ditentukan,’’ pungkasnya.

(rams/ggi/madiuntoday)