Gerak Cepat DKPP Kota Madiun, Lima Domba di Ngrowo Bening Selamat dari ORF
Gerak Cepat DKPP Kota Madiun, Lima Domba di Ngrowo Bening Selamat dari ORF
MADIUN – Gerak cepat dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Madiun menangani kasus penyakit Ecthyma Contagiosa atau virus ORF di Kota Pendekar. Seperti kasus yang menyerang tujuh ekor domba di Ngrowo Bening sejak pertengahan Januari 2026 lalu. Melalui isolasi dan perawatan intensif, DKPP berhasil menyelamatkan lima ekor ternak. Sementara dua lainnya mati akibat komplikasi myasis.
Ketua Tim Kerja Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margareta Dian Warti Ninggia mengatakan penanganan langsung dilakukan begitu kasus terdeteksi. Hal itu penting guna mencegah penularan lebih luas.
‘’Total ada tujuh ekor domba yang terdeteksi virus ORF. Kami langsung melakukan karantina dan perawatan intensif,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (29/1).
Virus ORF ditandai dengan adanya luka dan koreng di sekitar mulut ternak serta mudah menular melalui kontak langsung. Margareta juga menjelaskan tentang kondisi tujuh ekor domba tersebut. Meski dua ekor tak berhasil selamat, lima lainnya kini dalam kondisi baik.
“Luka di mulut dihinggapi lalat hingga muncul belatung. Kondisi itu membuat domba tidak bisa makan, lemas, dan akhirnya mati,” jelasnya.
Sementara itu, lima ekor domba lainnya berhasil diselamatkan setelah menjalani pengobatan antibiotik secara rutin, perawatan luka, serta dukungan vitamin. Hingga Rabu (28/1), kondisi kelima domba tersebut dinyatakan membaik dan rencananya akan dikembalikan ke kandang asal di kawasan Ngrowo Bening Edupark.
Sebagai langkah pencegahan, DKPP Kota Madiun mengimbau para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ORF. Ternak yang baru dibeli disarankan menjalani masa karantina selama dua minggu sebelum digabungkan dengan domba/kambing lainya. Selain itu baiknya juga disertai dengan pemberian vitamin daya tahan tubuh. (bip/im/agi/madiuntoday)