Musim Penghujan, BPBD Kota Madiun Sigap Hadapi Laporan Animal Rescue
Musim Penghujan, BPBD Kota Madiun Sigap Hadapi Laporan Animal Rescue
MADIUN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun mencatat lonjakan laporan penyelamatan hewan (animal rescue) yang masuk dari masyarakat sepanjang Januari 2026. Aduan yang diterima didominasi kemunculan ular, tawon vespa, serta ulat bulu di sejumlah titik wilayah Kota Madiun.
Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, menyampaikan bahwa hingga akhir Januari, laporan gangguan hewan cukup tinggi. Untuk kasus ulat bulu, tercatat dua laporan masing-masing di wilayah Pilangbango dan Jalan Progo.
“Selama Januari ini, pengaduan animal rescue cukup banyak. Selain ulat bulu, laporan penanganan ular jumlahnya lebih dari lima kasus, begitu juga dengan gangguan tawon vespa,” ujar Heter, Kamis (29/1).
Heter menjelaskan, meningkatnya laporan tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama di musim penghujan yang kerap memicu kemunculan hewan liar. Masyarakat diharapkan dapat menilai situasi secara bijak, apakah masih aman ditangani sendiri atau justru berpotensi membahayakan.
Jika kondisi dinilai berisiko, masyarakat diminta tidak melakukan penanganan sembarangan dan segera menghubungi petugas. “Apabila membahayakan, segera hubungi call center 112 atau langsung ke kontak BPBD maupun Damkar Kota Madiun,” jelasnya.
Lebih lanjut, BPBD menilai edukasi dan pelatihan kebencanaan, termasuk penanganan animal rescue, perlu terus diperkuat. Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat diharapkan mampu bertindak lebih aman serta meminimalkan risiko keselamatan akibat penanganan yang tidak sesuai prosedur.
(dspp/kus/madiuntoday)