Mulut Sangat Bau Kala Berpuasa Bisa dari Asupan Saat Sahur, Begini Kata Pakar Unair



MADIUN – Puasa Ramadan wajib hukumnya bagi umat muslim. Berpuasa berarti menahan diri dari berbagai hal urusan duniawi. Salah satunya makan dan minum. Dilarangnya makan dan minum lebih dari 12 jam ini tentu membuat mulut menghasilkan aroma tak sedap yang lebih dari biasanya. Bau mulut yang kurang sedap saat puasa tentu sangat mengganggu aktivitas sosial.


Dilansir dari kompas.com, Dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Lailatul Muniroh mengungkapkan penyebab bau mulut buka hanya karena tidak makan dan minum dalam waktu yang lama. Namun, bau mulut dapat dipengaruhi oleh asupan saat sahur. Lailatul menjelaskan, mengonsumsi makanan tinggi lemak dan protein berlebih dapat memicu bau mulut yang tidak sedap. 


‘’Kenapa? Makanan tinggi lemak dan protein yang berlebih itu bisa menghasilkan sulfur, dimana sulfur itu bisa menemukan bau yang tidak sedap pada mulut,’’ paparnya. 


Tak hanya itu, asupan kafein berlebih saat sahur juga dapat memicu bau mulut.


‘’Kafein itu memicu diuretik, diuretik itu akhirnya kita jadi gampang buang air kecil gitu ya, sehingga itu lebih cepat dehidrasi ya, area mulut pun juga akan kering,” terangnya. 


Mulut yang kering itu, lanjutnya, adalah media untuk perkembangan bakteri. Alhasil muncul bau tak sedap. Tak hanya itu, makanan manis juga mendatangkan bakteri penyebab bau mulut. 


‘’Sehingga itu yang menyebabkan kenapa orang berpuasa itu mulutnya tidak sedap gitu ya, bukan semata-mata karena tidak makan, tidak minum. Tapi juga tergantung pada apa yang kita konsumsi pada saat sahur,’’ ungkapnya. 


Lailatul menyebut, bau mulut yang tidak sedap dapat dihindari dengan beberapa hal. Di antaranya, sikat gigi dan mengonsumsi buah yang mengandung kadar air tinggi. Dia menggarisbawahi, bau mulut timbul bukan semata karena berpuasa, akan tetapi bagaimana mengatur pola makan saat berpuasa. (ws hendro/agi/mdiuntoday)