Ramadan Bugar di PSC Perkenalkan Freeletics, Olahraga Simpel Tanpa Alat untuk Semua Kalangan
MADIUN – Program Ramadan Bugar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) kembali menghadirkan aktivitas olahraga bagi masyarakat, Minggu (8/3) sore. Dalam kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun tersebut, warga diajak mencoba freeletics. Olahraga tanpa alat ini masih tergolong baru dan belum banyak dikenal.
Puluhan peserta tampak antusias mengikuti sesi latihan yang dipandu coach berpengalaman. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mencoba berbagai gerakan latihan fisik yang mengandalkan berat tubuh sendiri tanpa menggunakan alat.
Menurut Coach Freeletics Triya Yoga Pradana, freeletics merupakan latihan body workout yang memanfaatkan berat tubuh sebagai beban utama. Karena tidak memerlukan peralatan khusus, olahraga ini dapat dilakukan siapa saja dan di mana saja.
“Freeletics itu latihan body workout menggunakan berat tubuh kita sendiri, jadi tanpa alat sama sekali. Karena itu olahraga ini lebih mudah dijangkau semua orang,” ujarnya.
Dalam sesi latihan, peserta terlebih dahulu melakukan pemanasan sebelum masuk ke menu inti latihan. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan tantangan atau challenge yang memacu semangat peserta.
Triya menambahkan, freeletics memiliki berbagai tingkat kesulitan sehingga bisa diikuti oleh semua kalangan, mulai dari pemula hingga yang sudah berpengalaman.
“Tingkatnya ada dari beginner, kemudian medium, sampai expert. Jadi setiap orang bisa menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” jelasnya.
Ia menambahkan, olahraga yang berasal dari Jerman ini sudah cukup berkembang di beberapa kota di Jawa Timur. Namun, di Kota Madiun freeletics masih tergolong baru sehingga mulai diperkenalkan kepada masyarakat.
Freeletics sendiri memiliki berbagai manfaat, mulai dari membentuk tubuh, menjaga kebugaran, hingga membantu program diet.
Ia berharap ke depan freeletics bisa semakin dikenal masyarakat dan menjadi salah satu pilihan olahraga yang mudah diakses.
“Harapannya olahraga ini bisa menularkan virus sehat kepada masyarakat. Bahwa olahraga itu tidak harus mahal, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja,” tambahnya.
Rencananya, kegiatan freeletics akan dijadwalkan secara rutin di kawasan PSC, sekitar satu hingga dua kali dalam seminggu, sehingga masyarakat yang ingin mencoba olahraga ini dapat ikut bergabung.
Di akhir kegiatan, peserta juga diajak mengikuti challenge sebagai penutup sesi latihan. Beberapa peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan mendapatkan merchandise sebagai bentuk apresiasi.
(WS Hendro/rat/Madiuntoday)