Penutup Ramadan, Pekerja Malam Jadi Prioritas Sahur OTR di Kota Madiun
MADIUN – Ramadan tinggal hitungan hari. Di momen penutup ini, kepedulian untuk berbagi justru makin terasa. Sahur on the road (OTR) digelar Kamis (19/3) dini hari, dengan menyasar para pekerja malam agar tidak melewatkan sahur.
Tukang ojek, petugas keamanan, hingga warga yang masih beraktivitas saat dini hari menjadi penerima utama. Mereka yang biasanya luput dari suasana sahur, kali ini justru diprioritaskan.
Sebanyak 150 paket sahur dibagikan. Tim bergerak dari titik kumpul di Jalan Prajurit, lalu menyisir sejumlah titik fasilitas umum di Kota Madiun. Tak hanya pekerja malam, pemudik yang melintas juga ikut kebagian.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh komunitas ABC (Awan Bengi Cangkruk), yang konsisten menggelar sahur on the road setiap Ramadan sejak 2022. Meski berbasis pertemanan dan tanpa struktur organisasi formal, kegiatan ini tetap berjalan rutin.
Menurut Ketua Muhammad Bangun, mengatakan bahwa momen akhir Ramadan ini sekaligus arus mudik jadi waktu yang pas untuk berkumpul dan berbagi.
“Karena banyak teman yang kerja di luar kota, akhirnya nunggu momen pulang. Sekalian kita manfaatkan buat sahur on the road,” ujarnya.
Seluruh paket sahur berasal dari kontribusi internal anggota. Dana yang terkumpul diupayakan habis dalam satu kegiatan agar manfaatnya maksimal.
“Kalau masih ada sisa, biasanya kita tambahkan untuk buah atau menu biar lebih layak,” terangnya.
Dengan sekitar 17 anggota, komunitas ini terus menjaga komitmen berbagi tiap Ramadan. Selain menjadi ajang kepedulian, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan di tengah kesibukan masing-masing.
Di penghujung Ramadan ini, satu hal yang ingin dipastikan sederhana: pekerja malam tetap bisa menikmati sahur, meski harus bekerja saat yang lain beristirahat.
(istimewa/im/madiuntoday)