Rumah Roboh Diduga Akibat Bangunan Tua, BPBD Salurkan Bantuan
MADIUN – Sebuah rumah milik warga di Jalan Sultan Agung No. 26 RT 15 RW 05, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dilaporkan roboh pada Selasa (17/3) pagi. Rumah tersebut diketahui milik Nurhayati, seorang warga yang saat ini dalam kondisi sakit stroke. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, mengatakan peristiwa terjadi saat pemilik rumah tengah membersihkan bagian dalam rumah. Korban sempat mendengar suara dari atap yang akan roboh dan segera keluar untuk menyelamatkan diri.
“Yang bersangkutan langsung keluar rumah dan meminta bantuan kepada tetangga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga ke pihak kelurahan dan diteruskan ke BPBD Kota Madiun. Petugas menerima laporan pada pukul 11.21 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 3 BPBD Kota Madiun diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada korban.
“Bantuan yang kami berikan meliputi paket sandang pria dan wanita, hygiene kit, family kit, paket kebersihan, matras, tikar gulung, makanan siap saji, lauk-pauk, sembako, serta terpal untuk antisipasi jika terjadi hujan,” jelas Heter.
Sementara itu, pihak Kelurahan Winongo juga telah menyusun laporan dan tengah memproses langkah lanjutan, termasuk rencana kerja bakti bersama tim terkait untuk penanganan pasca kejadian. Pelaksanaan kerja bakti masih menunggu instruksi lebih lanjut.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, robohnya rumah diduga akibat kondisi bangunan yang sudah tua. Material kayu pada bagian atap dilaporkan telah lapuk sehingga tidak mampu menahan beban genteng, terlebih setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Madiun pada malam sebelumnya.
BPBD Kota Madiun mencatat, sepanjang 2026 telah terjadi dua kasus rumah roboh dengan kondisi parah. Selain itu, satu bangunan makam dilaporkan rusak akibat angin kencang.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap kondisi bangunan yang sudah tua atau mengalami kerusakan, guna mencegah kejadian serupa.
(Rams/rat/madiuntoday)