Skakmat Game Online! 134 Pelajar Kota Madiun Pilih Adu Otak di Kejurkot Catur 2026
MADIUN – Di tengah kepungan game online dan media sosial, ratusan pelajar di Kota Madiun membuktikan bahwa adu taktik di atas papan catur masih punya daya tarik tinggi. Sebanyak 134 peserta dari tingkat SD hingga SMA memadati Pujasera GOR Stadion Wilis pada Minggu (29/3), untuk berlaga dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Catur Antar Pelajar 2026.
Antusias ini terlihat jelas saat para pecatur muda beradu strategi dalam enam babak yang menguras logika demi memperebutkan Piala Wali Kota Madiun. Menurut, Sekretaris Disbudparpora Kota Madiun Mas Kahono Pekik mengatakan bahwa peminay catur di era digital sangat luar biasa ditengah gempuran game online.
"Di tengah gempuran game online, anak-anak ini masih memilih permainan yang mengandalkan pikiran. Ini luar biasa," ungkapnya.
Dengan semangat peserta, Kahono menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi musiman, melainkan fondasi penting untuk menjaga regenerasi atlet. Oleh karena itu, ia memberikan catatan agar pembinaan di tingkat dasar terus ditingkatkan.
"Ke depan, peserta dari tingkat SD harus lebih banyak. Karena dari situlah pembinaan atlet dimulai," pesannya.
Lebih jauh lagi, Pemkot Madiun melihat potensi besar di balik papan hitam-putih ini. Kejuaraan catur mulai diarahkan sebagai bagian dari pengembangan sport tourism. Dengan kemasan berskala nasional, event catur diyakini mampu menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung ke Kota Pendekar.
Lebih lanjut, Ketua Percasi Kota Madiun, Sofian Hadi, menegaskan bahwa ajang ini merupakan langkah awal yang krusial menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Pacitan pada Mei mendatang.
"Dari kejuaraan ini akan kami seleksi atlet terbaik untuk mewakili Kota Madiun yang akan turun di tingkat provinsi," tegasnya.
Sebagai langkah nyata atlet, Percasi kini rutin menggelar latihan di tiga kecamatan serta membuka pelatihan gratis setiap akhir pekan. Lewat Kejurkot ini, Kota Madiun kembali membuktikan komitmennya dalam melahirkan generasi pemikir yang siap bersaing hingga level nasional.
(bip/im/madiuntoday)