Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Kota Madiun Matangkan Skema Murur Jemaah Risti
MADIUN – Menjelang puncak ibadah haji, Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Madiun terus mematangkan skema murur bagi jemaah risiko tinggi (risti). Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk memastikan pelayanan dan perlindungan jemaah tetap optimal saat menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah menyebutkan bahwa pendataan jemaah risti yang akan mengikuti skema murur masih terus berjalan.
“Murur ini untuk data sementara baru ada 19 orang dari Kota Madiun. Untuk daerah lain seperti Ngawi dan Surabaya masih dalam proses pendataan,” ujarnya saat di wawancara Senin (30/3).
Ia menjelaskan, sebagai kloter awal, jemaah Kloter SUB 22 diarahkan untuk mengambil Nafar Awal. Hal ini mempertimbangkan jadwal pemulangan yang relatif lebih cepat usai rangkaian Armuzna.
“Kloter awal ini setelah Armuzna harus segera bersiap untuk pemulangan, sehingga kami arahkan untuk mengambil Nafar Awal,” tambahnya.
Di sisi lain, kesiapan jemaah haji secara umum telah mencapai sekitar 95 persen. Tidak ada perubahan signifikan dalam skema keberangkatan meskipun terdapat dinamika global.
“Insyaallah kesiapan sudah 95 persen. Keberangkatan tetap sesuai rencana, hanya kemungkinan ada penyesuaian waktu penerbangan dari pukul 03.00 menjadi pukul 06.00,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kloter SUB 22, Zainal Arifin, menegaskan bahwa skema murur diberlakukan dengan persyaratan ketat, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah risiko tinggi lainnya. Karena itu, pendataan dilakukan sejak dini melalui pemeriksaan kesehatan sebagai dasar penyusunan kebutuhan layanan.
“Artinya bahwa pendataan jemaah yang akan murur harus dilakukan sejak sekarang melalui medical check up sebagai dasar database demi kelancaran transportasi dan akomodasi,” terangnya.
Dengan pembinaan yang telah dilakukan secara intensif, kesiapan jemaah Kloter SUB 22 kini dinilai telah memasuki tahap akhir.
“Alhamdulillah untuk jemaah sudah lama kita koordinasikan dengan para ketua, jadi insyaallah tinggal berangkat,” pungkasnya.
(bip/im/madiuntoday)