Rekayasa Lalin Selesai, Kendaraan Roda Empat Tak Lagi Dua Arah di Jalan Hayam Wuruk
MADIUN – Kendaraan roda empat (R4) dari arah utara tak lagi bisa ke arah selatan di Jalan Hayam Wuruk. Pasalnya, rekayasa lalu lintas mudik-balik lebaran yang diberlakukan di jalan tersebut telah usai. Tak ayal, aturan lalu lintas kembali seperti sedia kala.
‘’Mulai hari ini, sudah kita kembalikan lagi seperti semula. Jalan Hayam Wuruk hanya satu arah untuk R4 dari arah selatan,’’ kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Madiun Tugas Prasetyo, Senin (30/3).
Rekayasa lalin di Jalan Hayam Wuruk tersebut dimulai 11 Maret lalu dan baru selesai hari ini. Rekayasa memang diberlakukan untuk mengatasi kepadatan kendaraan di jalan tersebut. Seperti diketahui, kendaraan yang melintas di Kota Madiun cukup banyak. Nah, Jalan Hayam Wuruk menjadi alternatif bagi kendaraan yang menuju ke Ponorogo dari arah barat. Artinya, kendaraan tidak perlu masuk ke datam kota. Sebelumnya, jalan tersebut hanya dilalui satu arah untuk R4. Yakni dari arah selatan.
‘’Hari ini barier, baner petunjuk dan lampu traffic light kembali berfungsi normal seperti sebelumnya,’’ ujarnya.
Rekayasa lalin memang diberlakukan di sejumlah titik. Selain di Jalan Hayam Wuruk, reklin juga berlaku di simpang tiga Jalan Urip Sumoharjo-Gajah Mada dan di simpang tiga Jalan Yos Sudarso-Prambanan. Water barrier di kedua titik tersebut juga sudah diambil kembali. Sebelumnya, water barrier dipasang seperti halnya pembatas tengah jalan.
‘’Prinsipnya untuk kelancaran lalu lintas karena banyaknya kendaraan yang melintas. Karena kami rasa volume kendaraan sudah menurun, berangsur seperti semula., maka rekayasa lalu lintas juga kita kembalikan seperti sedia kala,’’ ungkapnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)