Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya Lele, DKPP Bekali Warga Lewat Pelatihan Sistem Bioflok



MADIUN - Sejumlah peserta tampak memperhatikan kondisi kolam bioflok di Jalan Tawang Bhakti, Kelurahan Tawangrejo. Mereka mempelajari langsung teknik pengelolaan budidaya lele, mulai dari pengaturan kualitas air hingga perawatan ikan agar hasil panen lebih optimal. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun dengan melibatkan 38 peserta, terdiri dari pengelola Pekarangan Pangan Lestari (P2L), pondok pesantren, Koperasi Merah Putih Kanigoro, serta kampung tematik penerima bantuan bioflok.

Subkoordinator Perikanan Budidaya dan Pengelolaan Sumber Daya Ikan DKPP Kota Madiun, Cahyarini Budiarti, mengatakan pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta dalam pengelolaan budidaya lele agar lebih optimal dan berkelanjutan.

“Harapannya, setelah pelatihan ini tidak berhenti di sini. Ke depan bisa dilanjutkan dengan materi lain yang berkaitan dengan budidaya lele, seperti penanganan penyakit maupun pengembangan usaha yang sudah dirintis agar semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan DKPP juga akan terus mendorong pengembangan budidaya ikan lainnya, seperti nila, dengan sistem bioflok agar semakin dikenal dan diterapkan di masyarakat.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengelola budidaya secara lebih efektif, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi berbasis perikanan di Kota Madiun.

(rams/kus/madiuntoday)