Harga Minyak Goreng Naik, Disdag Madiun : Masyarakat Tak Perlu Khawatir
MADIUN – Harga minyak goreng dalam dua bulan terakhir mengalami kenaikan, terutama untuk jenis kemasan dan curah. Meski demikian, Dinas Perdagangan Kota Madiun memastikan kondisi masih terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok minyak goreng rakyat tetap aman dan sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Kondisi tersebut mulai dirasakan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil seperti pedagang gorengan dan kuliner yang bergantung pada minyak goreng. Meski begitu, dampaknya dinilai belum terlalu menekan karena masih tersedia alternatif dengan harga terjangkau.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Madiun, Siti Nurjanah, memastikan harga minyak goreng rakyat atau Minyak Kita masih stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Minyak Kita masih di kisaran Rp15.700 per liter dan stoknya aman,” ujarnya, Kamis (30/4).
Menurutnya, pemerintah rutin memantau harga bahan pokok di tiga pasar tradisional, tidak hanya minyak goreng, tetapi juga beras, gula, dan cabai. Koordinasi dengan distributor seperti Bulog, PPI, dan RNI juga terus dilakukan untuk menjaga pasokan.
“Selama Minyak Kita masih sesuai HET dan distribusinya lancar, masyarakat tidak perlu khawatir. Kebutuhan tetap bisa terpenuhi tanpa lonjakan harga yang signifikan,” tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat masih bisa memenuhi kebutuhan tanpa tekanan besar terhadap pengeluaran. Namun, warga tetap diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan agar stabilitas harga tetap terjaga. (bip/im/madiuntoday)